Search This Blog

Hexatar - Make your own cartoon picture

21 June 2007

Blogger dalam Bahasa Indonesia

Lega juga saya melihat akhirnya Blogger memiliki versi interface berbahasa Indonesia. Menyusul induknya Google yang telah memakainya di search engine nya, Gmail, dan tentu saja menyusul pesaingnya Yahoo! yang bahkan lebih advance telah memiliki portal berbahasa Indonesia penuh di http://www.yahoo.co.id.

Lebih senang lagi bagi saya karena hal ini sangat membantu saya dalam mengajar dan menyebarkan pengetahuan pemanfaatan Internet ke mahasiswa saya serta ke masyarakat. Bahasa Inggris, menurut saya, adalah salah satu hal yang membuat tingkat pemanfaatan Internet di Indonesia begitu rendah. Begitu "malas"nya orang kita berhadapan dengan segala sesuatu yang berbahasa Indonesia bisa dengan jelas terlihat pada keadaan para mahasiswa S2 saya yang juga "alergi" begitu ada tugas yang memaksa mereka harus berhadapan dengan bahasa "sulit" ini.
Beberapa link ke service berbahasa Indonesia:
  • http://www.yahoo.co.id
  • http://mail.yahoo.co.id
  • http://google.co.id

08 June 2007

Microsoft 3D Map, Google Street View, What's Next?

Perkembangan persaingan teknologi semakin gila. Kadang susah dimengerti, tapi untungnya semua menguntungkan kita juga. Pertarungan 2 raksasa Microsoft melawan Google selalu menarik untuk diikuti. Battle ground paling gres adalah antara Google Earth dengan Microsoft Live. Apa yang mereka kembangkan seringkali masih membuat saya bingung, untuk apa?

Bayangkan, Microsoft (Google sudah duluan) habis-habisan mengembangkan 3D Map, artinya tim teknis mereka harus mengumpulkan detail dari setiap keadaan suatu tempat agar dapat membangun image 3D yang sangat detail. Kemudian, Google lebih jauh membuat peta dimana kita bisa zooming melihat foto detail hingga ke jalan-jalan raya, lengkap dengan navigasi arahnya tergambar didalam image tersebut. Bayangkan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat street view map dari, katakanlah, 2-3 kota besar saja. Bererati Google harus mengerahkan fotografer untuk mengambil foto-foto dari berbagai jalan dengan terus memperhatikan posisi pakai GPS, gila...!

Ini 3D view dari kota New York, hebat kan? Detail man...


Ini street view dari Times Square di New York City, perhatikan garis kuning yang melintas ke arah N (north) atau utara.

Lihat contoh-contoh image nya berikut ini. Sementara masih terbatas. Microsoft 3D sudah lengkap untuk beberapa kota terutama New York City, demikian pula Google Street View. Kapan kota saya dipetakan dan dipotret juga ya? He... he...

Ini gambar rendering dari Massachusetts State House di Boston. Bayangkan bagaimana Microsoft harus mengerahkan segala daya untuk mendapatkan detail data dari bangunan tersebut agar bisa mendapatkan bambar 3D sehalus ini. Dan ingat, yang di-3D-kan tidak hanya 1-2 bangunan, jalan, pohon, dll, tapi seluruh kota! Tidak hanya 1-2 kota, tapi ambisinya mencakup seluruh kota besar di dunia. Crazy.

Yang ini masih street view dari Times Square, tapi dari sudut lain. Artinya, dari satu lokasi, Google mngambil lebih dari 1 gambar dari berbagai sudut. Dan setiap gambar harus jelas posisi dan arahnya, presisi tinggi.

Sekarang, kita tunggu saja apa yang akan mereka lakukan selanjutnya. Enak juga jadi penonton, doing nothing, sit and enjoy...


07 June 2007

Kuatir Tentang Wikipedia

Wikipedia, sebuah konsep terobosan dalam membangun open knowledge society, saat ini mulai membuat saya kuatir. Setelah terkagum-kagum dengan pertumbuhannya yang sangat cepat serta selalu memuji dan menyebarkannya ke berbagai pihak, saya mulai merasa ada yang salah dengan konsep ini.

Keponakan saya, kelas 1 di sebuah SMA top di Samarinda, semakin sering diminta membuat paper oleh gurunya dengan menggunakan Internet sebagai sumber belajar. Beberapa kali mengintip papernya, saya selalu melihat sumber referensi utama selalu Wikipedia Indonesia. Tidak ada bedanya dengan para mahasiswa S2 yang saya asuh di Universitas Mulawarman. Dari berbagai paper yang mereka buat, semakin banyak yang bersumber dari Wikipedia.

Lalu, kenapa saya harus kuatir?

Dari sisi semakin populernya Wikipedia, tentu saja itu adalah hal yang sangat positif. Hampir tidak ada mahasiswa saya yang menggunakan referensi dari Ensiklopedia sungguhan yang informasinya jelas bisa dipertanggungjawabkan seperti Encarta atau Britannica. Kenapa? He... he... sebab utama pasti karena Encarta tidak menyediakan versi Bahasa Indonesia, sementara Wikipedia ada. Terlalu susah baca materi berbahasa asing :-(

Sisi negatif yang mengkuatirkan saya?

Wikipedia adalah sebuah konsep "free encyclopedia". Artinya yang paling utama adalah tidak dipungut kompensasi apapun untuk membaca, menggunakan atau menyebarluaskannya. Arti berikutnya, tentu saja tidak pula ada kompensasi bagi yang berkontribusi menulis dan menyumbangkan informasi yang dimasukkan ke Wikipedia. Kemudian, tidak ada larangan bagi siapapun untuk ikut menyumbang informasi, tentang apapun informasi itu.

Nah..., walaupun Wikipedia menerapkan konsep dimana ada banyak editor (yang bekerja sukarela) untuk melakukan verifikasi dan kontrol terhadap materi yang masuk, tapi membiarkan pintu masuk terbuka untuk masuknya jutaan materi dalam waktu singkat sungguh merupakan sesuatu yang sangat riskan. Vandalisme informasi terjadi secara cukup luas. Mulai dari pemalsuan informasi, pemutarbalikan fakta, serta memasukkan informasi sesuai interest suatu pihak atau golongan. Ini bahkan diakui sendiri oleh pendiri Wikipedia, Jimmy Wales.

Dalam versi Bahasa Inggris yang dijaga cukup ketat, memang vandalisme relatif terkendali. Menurut Wales, jika ada informasi kurang beres, para editor akan cepat tahu dan segera melakukan tindakan, bisa menghapus, merubah atau bahkan menendang penulisnya dari daftar anggota kontributor. Namun versi bahasa lain, terutama Bahasa Indonesia? Yang paling kelihatan saat ini, para editornya sangat sedikit dan kurang konsisten. Bagaimana konsep "public control" bisa berjalan? Bangsa kita yang terkenal dengan korupsi dan sifat materialistisnya ini pasti tidak akan mampu menjaga secara volunteer proyek besar seperti Wikipedia. Vandalisme informasi pasti akan merajalela.

Sekali lagi saya kuatir... Kuatir karena kecepatan penggunaan Internet semakin pesat, sementara Wikipedia Indonesia sangat sulit untuk diharapkan mampu mengelola kualitasnya secara baik.

Namun, diatas segalanya, saya sangat senang bahwa Wikipedia telah menjadi sangat populer, termasuk di Indonesia. Saya juga yakin konsep open society based project begini akan jadi trend di masa depan.

Namun mungkin catatan bagi para pendidik Indonesia yang sudah mulai berpaling ke Internet sebagai sumber belajar alternatif bagi anak didiknya, berhati-hatilah... selalu ikut melakukan kontrol, dan yang terpenting ikutlah aktif berkontribusi sharing informasi seperti di Wikipedia.

Bagi para netters Indonesia, selelu luangkan waktu untuk mampir ke Wikipedia Indonesia, kalau punya waktu sign-up, ikut aktif kontrol, kalau ada waktu lebih juga, aktiflah sebagai kontributor. Ditangan kita semua bangsa ini akan jadi bangsa yang maju...

03 June 2007

50 New Blogs from Samarinda

Salah satu hal yang menarik dari kerjaan saya sebagai dosen di program S2 Kependidikan Unmul adalah bahwa saya bisa "ngerjain" para mahasiswa, tentu saja dari sisi positif. Sejak angkatan ke-2 hingga ke-7 saat ini, setiap mahasiswa selalu saya "bebani" agar mereka muncul dan berkontribusi langsung di dunia maya. Setelah sebelumnya lebih banyak di forum-forum diskusi online saja, angkatan tahun ini saya memaksa mereka untuk membuat blog pribadi yang relevan dengan dunia pendidikan. Insya Allah, dalam waktu beberapa minggu kedepan, akan saya posting disini alamat blog dari sekitar 50 mahasiswa saya tersebut. Jika 10% saja dari mereka masih tetap rajin update blog nya, maka materi di Internet yang berbahasa Indonesia akan bertambah banyak sekian puluh web page. Lumayan...

Bagi para mahasiswa yang mengambil mata kuliah TKIP, silahkan lihat check list tugas anda dengan klik langsung disini.
Beberapa yang sudah mulai proses pembuatan:

http://www.andibaharuddin.blogspot.com/
http://www.matahati-smile.blogspot.com/
http://himawandarmosaputro.blogspot.com/
http://gilankilham-ilham.blogspot.com/
http://imranalif.blogspot.com
http://loveducation.blogspot.com/
http://www.blogkesehatan.blogspot.com/
http://ummuasma.blogspot.com/
http://speakoutpleas.blogspot.com/
http://mmaulana.blogspot.com/
http://drsnicodemus.blogspot.com/
http://ilmupendidikan.blogspot.com/
http://azzamsblog.blogspot.com/
http://www.permatayien.blogspot.com/
http://www.ragamriana.blogspot.com/
http://speakoutplease.blogspot.com/
http://muhlisin-salim.blogspot.com/
http://salsabillah03.blogspot.com/
http://sittiaminah.blogspot.com/
http://arie-041182.blogspot.com/
http://suriansyahhanafie.blogspot.com/
http://yanamaniz.blogspot.com/
http://www.greenpagefromsangatta.blogspot.com/
http://yessiherlina.blogspot.com/
http://www.yuvitarbog.blogspot.com/
http://lestaribumiku.blogspot.com/
http://sangbijaksana.blogspot.com/
http://helniemag.blogspot.com/
http://casanovacinta.blogspot.com/
http://idaws.blogspot.com/
http://loveducation-salmanalfarisy.blogspot.com/
http://nurhasani.blogspot.com/
http://desangayau.blogspot.com/
http://saifulkutai.blogspot.com/
http://www.nurulilmi.blogspot.com/
http://yasfa.blogspot.com/
http://sufiansyah.blogspot.com/
http://sunarno1966.blogspot.com/
http://yudimurdani.blogspot.com/
http://zenmahesa.blogspot.com/
http://bank-ilmu.blogspot.com/
http://cakrawalailmu.blogspot.com/

Saat saya lihat saat ini, kebanyakan masih belepotan, tapi they have put their step in front... good luck.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...