Search This Blog

Hexatar - Make your own cartoon picture

24 February 2007

2008 Fulbright and Humphrey Scholarship Program

AMINEF has posted the announcement for 2008 Fulbright and Humphrey Scholarship Program on its website www.aminef.or.id. It includes scholarships offered to academic and non-academic professionals to pursue their degree program (M.A., MBA and Ph.D.), and non-degree program (research and professional enhancement). Unless otherwise stated, the application deadline is May 31, 2007. Apabila ada yang ingin ditanyakan, sebagai alumni program ini, saya dengan senang hati bersedia memberi info, email saya via madriyanto at gmail dot com.

In addition, we have been invited to nominate candidates for the following new initiative, i.e., International Fulbright Science and Technology Award for Ph.D. Study. Twenty five awards are available to be competed worldwide under the aegis of International Fulbright Science and Technology Award for Ph.D. study at top U.S. institutions in science, technology, or engineering for the 2008-2009 academic year matriculants. The eligibility requirements include the possession of a Bachelor and/or Master's degree with a minimum GPA of 3.0 (on a 4.00 scale) (Undergraduate students who will complete the degree before August 1, 2008 may also apply), a minimum TOEFL score of 580 at the time of application, and a minimum GRE quantitative score of 700 (GRE test will be required if selected for nomination). The application deadline is April 15, 2007.

We would like to invite you help us in identifying potential candidates for the available programs. Application and reference forms could be downloaded from our website.

Thank you.

Piet Hendrardjo

Program Officer

AMINEF

Note: Apabila ada yang ingin ditanyakan, sebagai alumni program ini, saya dengan senang hati bersedia memberi info, email saya via madriyanto at gmail dot com. Tks

23 February 2007

Hardiyan Digwiyono Berangkat Kerja ke Discovery Channel

Hardiyan Digwiyono, bocah "katrok", ndeso dan amatir dari Jember, sang jawara Grand Winner dari Mobile Filmmakers 2006 Awards, akan berangkat bekerja kontrak di perusahaan televisi internasional Discovery Channel sebagai hadiah keberhasilannya menjuarai event tersebut. Hebat. Lihat blog Hardiyan untuk merasakan kebanggaan dia menyambut kesempatan super langka ini. Saya ucapkan selamat jalan, selamat berjuang dan jangan malu-maluin, he... he... Lihat tulisan saya sebelumnya tentang kehebatan Iyan, panggilannya.

Seminggu Lagi: Pamit

Saya agak sedih sekaligus senang. Nervous sekaligus bangga. Tapi saya yakin, ini semua adalah proses kehidupan yang HARUS saya jalani. Dan ini yang memang saya inginkan sejak lama.

Saya akan pergi, untuk menerima tawaran kontrak kerja dengan Discovery Network Asia Inc. (Singapore Branch). Suatu kesempatan yang langka, begitu banyak teman-teman saya mengatakan demikian. Dan memang, demikian adanya. Tanpa perlu membuat lamaran kerja, ijin kerja dan asuransi diuruskan serta saya akan tinggal di hotel selama masa kontrak saya disana.

Bisa di bayangkan, bocah "katrok" (meminjam istilah Tukul), ndeso dan amatir seperti saya, menerima semua fasilitas tersebut dari perusahaan televisi internasional sekaliber Discovery Channel.

Guys, saya mohon pamit. Mungkin bakal ga bisa sering online seperti sekarang, saya juga nggak tau. Tapi yang jelas, saya mohon doa restu supaya apa yang saya kerjakan disana berhasil dan bisa membanggakan Indonesia.

Pesan saya, jangan lupakan saya dan kalo ada waktu luang, sempatkan mengunjungi "rumah" online saya di Y-360 ataupun di friendster (ngetiknya sambil mata berkaca-kaca nih..).

Hoping can hear you again..

Tuesday February 20, 2007 - 04:57pm (ICT)


"Ditimpukin" di Fotografer.net

Tulisan blog saya sebelum ini saya posting juga di forum diskusi Fotografer.net. Saya rubah sedikit kata-katanya sehingga menjadi semacam usulan pengembangan kedepan bagi komunitas fotografi terbesar dan terbaik di Indonesia. Konsep iStockphoto.com menurut saya sangat inovatif dan sangat bisa diterapkan juga di Fotografer.net. Tapi entah kenapa, mungkin karena bahasa posting saya yang mirip iklan "sampah" yang banyak beredar di Internet, yang banyak menggunakan istilah "kesempatan bisnis", "ide brilian", dll, akhirnya posting tersebut dicaci-maki di forum itu. He... he... saya baru tahu juga betapa reaktifnya para fotografer yang mengaku idealis dan pure hobbyist itu terhadap suatu "ide bisnis" yang justru untuk memperkukuh keberadaan mereka di dunia virtual. Agak sewot juga rasanya hati ini, posting saya tidak punya pretensi apa-apa, tapi dihina seperti sampah. Tapi akhirnya saya tersenyum juga, paling tidak di forum itu URL http://adriyanto.or.id jadi banyak di view orang.

Kalau ingin lihat posting saya dan reaksi "caci-maki"nya bisa dilihat di Forum Fotografer.net yang mudah-mudahan tidak berganti alamat ataupun terhapus di server mereka. Tadinya saya mau copy saja disini, tapi males lah... Masak caci-maki ke diri saya sendiri, kemudian saya masukkan ke blog saya sendiri. Artinya saya tidak etis terhadap diri saya sendiri. Betul kan?

Anyway, life goes on...


21 February 2007

Membawa Fotografi Menjadi Bisnis Online

Hingga sat ini saya masih terkagum-kagum dengan kesuksesan dan keefektifan Fotografer.net yang merupakan karya anak bangsa Indonesia dan diperuntukkan juga untuk komunitas Indonesia sendiri. Respons publik luar biasa dan betul-betul bisa menjadi representasi wajah Indonesia melalui stock foto yang ada disitu. Tapi saya pikir Fotografer.net belum terlalu sukses dalam menggali aspek bisnis dari situs yang mempunyai popularitas setinggi itu.

Nah, malam ini saya menemukan konsep bisnis yang menjanjikan di situs baru yang mengkhususkan diri di photo sharing, tapi sekalian bisa terjadi jual-beli terhadap foto-foto yang di share. Jadi member tidak hanya sekedar display hasil karyanya, tapi juga memberi kesempatan pada siapapun untuk memiliki foto aslinya (dengan resolusi tinggi tentunya) dengan membayar harga yang terjangkau (USD 1). Kok murah? Anda harus memikirkan kondisi dimana jumlah transaksi jual beli yang terjadi mencapai jutaan kali. Nah? Big business kan? Lihat iStockphoto.com untuk mempelajari dan ikut gabung di konsep brilian ini.

Berikut saya copy introduction dari iStockphoto.com

This massive collection of royalty-free images is the world's fastest growing independent library. We feature Photographs, vector Illustrations, Flash files, and Video clips. Becoming a member is free, and there are never subscription fees or hidden costs.

Search for images from our library. Just enter the keyword in the Search box at the top. Use the Advanced search options to specify your search results, or Browse our categories to see related images. You can zoom in to images to see up-close details and preview video clips before you download.

Visit the Store to purchase Download Credits when you are ready to buy some images. Credits start as low as $1 each, with a minimum purchase of $12. Buy as many credits as you need; they become less expensive when you buy in bulk. Credits are valid for one full year from the date of purchase.

Then download the image you want for 1, 2, 4, or 6 credits, for xsmall, small, medium, and large files. Even larger resolution images are available, for 10 to 15 credits. Video clips are available for 5 to 50 credits. Every file has been inspected for quality and legal integrity.

Anyone can apply to contribute images to our collection. Click on the "Upload" link in the left hand navigation for a quick tutorial on iStockphoto's expectations and requirements. Then apply to become a photographer, illustrator, or videographer. When you are accepted, start uploading files, and earn royalties when your images are downloaded.

iStockphoto is fun and easy to use. Explore the community to meet new and veteran contributors and designers from all over the world. If you ever have any questions or concerns, contact our Client Relations & Support team.

20 February 2007

Sony Vaio Micro PC, Siapa Mau Beli?

Sony Vaio yang selama ini berbentuk laptop mulai dari yang bulky hingga yang mungil, kali ini berubah bentuk menjadi Micro PC, itu istilah yang dipakai Sony. Produknya masuk ke niche market yang belum tentu kuat pasarnya. Dibilang PDA, terlalu besar. Dibilang laptop atau tablet PC, jelas terlalu kecil. Layarnya 4.5 inch. Kira-kira siapa yang mau pakai ya? Barang kecil begini tapi harganya selangit, sekitar Rp 18 juta. Belum lagi katanya batere payah. Tapi kalau bicara ukuran, size begini memang mirip Sony Playstation Portable. Namun yang ini ada sliding keyboard. Functionality? Super lengkap seperti layaknya PC plus touch screen.

Sony VAIO UX50: the case is stocked with a modest 1.1GHz Intel Core Solo ultra-low-voltage processor; 512MB of slow 400MHz RAM; a tiny 30GB, slow 4,200rpm hard drive; and integrated Intel 945GM Express graphics.

Katanya, yang aneh, jenis ini lebih masuk ke kategori Tablet PC, tapi Sony malah memilih menggunakan sistem operasi Windows XP. Alhasil beberapa feature yang ada tidak bisa maksimal seperti handwriting recognition nya...

Mau beli dan coba? Kalau saya sih ogah, muahal, mending beli yang lain. Yang jelas, tidak ada kebutuhan khusus saya yang harus dipenuhi oleh produk ini.

13 February 2007

Cari Blog Indonesia? Coba WartaBlog.com

Dengan semakin banyaknya blog yang dibuat oleh orang Indonesia dan berbahasa Indonesia (benar-benar banyak loh...), maka memang sangat diperlukan adanya aggregator khusus untuk mengumpulkan semuanya. Sudah ada beberapa inisiatif kreatif yang muncul, namun sebagian besar tidak komunikatif, navigasi buruk dan pengunjung malas untuk berlama-lama di website. Salah satunya yang menarik perhatian saya adalah WartaBlog.com (WB) yang dikelola oleh Muhammad Fakhrurrazi. Dengan bantuan RSS dan desain site yang nyaman, saya pikir website ini bisa meledak di masa tidak terlalu lama lagi. Namun WartaBlog.com harus mulai melakukan otomatisasi proses daftar dan display. Saat ini, karena pertimbangan yang saya tidak ketahui, proses berjalan manual. Sulit untuk menandingi bertambahnya volume blog site yang dipastikan akan mendaftar dalam waktu dekat.


Namun, melihat ketelitian WartaBlog.com dalam mengumpulkan, mengatur dan memasukkan berbagai RSS feed dari Indonesia dan luar negeri, saya pikir situs ini sudah membuat dirinya selangkah lebih depan dibanding situs sejenis lain di Indonesia. Mungkin memang tidak akan secanggih Technorati, tapi WartaBlog bisa masuk ke segmen khusus blog Indonesia. Keunggulan WartaBlog.com, setiap orang yang ingin mencari blog yang sesuai kebutuhannya, tidak harus masuk ke link tanpa tahu sedikitpun apa yang akan muncul setelah di klik, pembaca bisa melihat-lihat dulu cuplikan content yang tersedia, kalau cocok, baru masuk dan mungkin subscribe.

Yang menarik, ada beberapa link khusus yang memanfaatkan Google untuk menampilkan search query tertentu seperti tentang gadget, blog, dll yang diambil dari Detik. Yang ribet, pembuat mencoba melakukan kategorisasi atas blog yang ada kedalam beberapa kategori, saya membayangkan betapa pusingnya pengelola untuk melakukan proses ini karena harus bolak-balik masuk ke masing-masing blog, mencoba menakar/menduga blog itu masuk kategori mana, dst. Kalau blog yang harus dianalisis mencapai ribuan situs, berapa tenaga kerja haruis dipekerjakan? Atau memang sudah ada cara untuk melakukan kategorisasi otomatis?

Nilai saya untuk situs WartaBlog.com adalah bintang 3 (***). Potensi besar untuk maju, namun bisa lebih baik apabila dilakukan berbagai perbaikan. Yang penting, listen to your customer.

Didats Triadi, Blog tentang Web Designer Indonesia yang Go Global

Blog ini cantik dari sisi desain, unik dan komunikatif. Maklum yang desain memang seorang web designer betulan. Foto-fotonya orisinal jepretan sendiri, dan hampir semua foto yang muncul punya selera artistik tinggi. Isinya inspiratif, terutama cerita-cerita tentang pengalaman kerjanya di bidang web design dan interaksinya dengan co-worker lain seperti orang-orang India yang menurut Didat menguasai 99% pekerjaan IT di Kuwait, tempat kerjanya saat ini. Tutur bahasa tidak terlalu formal, tapi rapi dan enak diikuti. Kalau anda suka mengikuti keberhasilan orang Indonesia yang berhasil diluar sana, ikuti blog Didats ini.

Komentar juga banyak sekali, dari berbagai kalangan. Sekilas, tampaknya teman-teman seperjuangan di bidang kerja yang sama yang mendominasi ruang komentar.

Arsipnya juga banyak sekali. Blog ini dibuat sejak 2004 dan tulisan dibuat konsisiten, muncul terus. Pengalaman yang ditulis juga rata-rata inspiratif dan bisa memperkaya kita lewat cara pandang seorang pekerja IT. Ini yang bisa membuat yang baca senang mengikutinya.

Overall, saya senang sekali baca blog ini, saya masukkan ke blogroll saya. Saya kasih bintang 5 untuk blog yang satu ini (*****).

12 February 2007

Perang Online Hillary Clinton vs Barack Obama

Genderang perang Pemilihan Presiden USA 2008 sudah mulai terdengar. Yang paling panas tentu saja persaingan merebut kursi wakil Partai Demokrat antara calon kuat presiden wanita pertama Hillary Clinton dengan calon kuat presiden kulit hitam pertama Barack Obama (yang konon pernah sekolah di SD di Indonesia). Di era Web 2.0, perang mereka punya battleground baru yaitu Internet. Battle awal ada di Google. Kemarin sempat terjadi, search Hillary Clinton di Google, hasilnya akan memperlihatkan link ke website mengenai Obama di bagian kanan sponsored link. Tapi hari ini sudah hilang. Kemudian carilah di Google mengenai kedua kandidat itu, link yang muncul sungguh banyak.

Di situs Obama, dia menyertakan pesan-pesannya menggunakan video ala YouTube. Kedua kandidat juga memberikan fasilitas blogging bagi para pendukungnya di website mereka. Website Obama ada di http://www.barackobama.com sedangkan Hillary Clinton di http://www.hillaryclinton.com.

Bandingkan dengan website kanditat Gubernur Provinsi Kalimantan Timur 2008, Awang Faroek Ishak di http://www.awangfaroek.com. Walau masih jauh dari sisi content dan respon publik, paling tidak di tempat saya kecenderungannya sudah kearah sana.

Berikut summary dari apa yang ditawarkan website para kandidat presiden yang sangat mencerminkan prinsip Web 2.0 (user generated service yang sangat bergantung pada kontribusi masyarakat/publik):

Clinton is branding "Team Hillary Action Center" and wants "you" to:

Help Build Our List of Supporters
Host Your Own Hillary Event
Find Events to Attend
Hillraisers: Set a Goal and Raise It
Be a Guest Blogger

Obama is branding "My.BarackObama.com" and wants “you” to:

Create Your Own Profile,
Find Supporters Near You,
Plan and Attend Events,
Network With Your Friends,
Become a Fundraiser,
Write Your Own Blog.

(Sumber: Digital Markets Blog)

Yang juga membuat ramai, seperti juga kalau ada pertunjukan layar tancep di negeri kita, para pedagang kecil pada berdatangan mengais rezeki. Begitu pula di ajang pertarungan calon presiden ini. Coba saja lihat hasil search tentang mereka di Google, anda akan menemukan di sponsored link maupun di hasil search, situs-situs yang menjual berbagai cendera mata dari para kandidat, pin, kaos, buku, dll.

Yang menarik lagi, keduanya memanfaatkan kepopuleran YouTube online broadcast dengan mengudarakan Hillary TV dan Obama TV. Ini link Hillary TV di YouTube.

Ramai lah pokoknya... Inilah bukti bagaimana USA, dengan segala kelemahan dan kebobrokannya masih memimpin dunia dalam hal kreasi dan implementasi teknologi.

06 February 2007

Bebaskan Internet Untuk Semua, Pakai W-Fi Liberator

Judulnya provocative ya? Tapi memang demikianlah adanya. Alat ini memang diciptakan untuk para Robin Hood era digital. Katakan anda mempunyai akses ke suatu hotspot berbayar. Anda bayar mahal, tapi yang dapat memakai hanya anda sendiri. Alat ini yang langsung dicolokkan ke USB port PC/notebook, bisa langsung menjadi access point yang menyebarkan ke sekeliling anda akses wi-fi gratis. Bagi para wireless network hacker, alat ini bisa menjadi "panah" nya Robin Hood. Hack WLAN nya, sebarkan gratis ke rakyat miskin yang membutuhkan. He3...

Untuk jelasnya, proyek "mulia" bisa dilihat di website mereka yang sederhana di CoinOperated dot Com. Namanya unik juga. Siapa mau jadi pionir dan Robin Hood di Indonesia?

Enaknya Edit Foto Online, Masa Depan Cerah Web-based Application

Dulu, kalau mau edit foto, kita hampir selalu akan cari Adobe Photoshop atau banyak program lain yang harus ter-install di PC. Sekarang? Go online, lakukan semuanya dari mana saja. Selama ada sambungan Internet dan PC anda memiliki browser, editing bisa dilakukan. Kekuatiran anda sama dengan kekuatiran saya. sehebat apapun aplikasi yang dibuat, pasti akan lambat karena interaksi dilakukan lewat Internet. Saya mencoba 2 aplikasi online (istilahnya sekarang web-based application service), yang baru muncul dan dipuji banyak pihak di www.picnik.com dan pendahulunya yang sebelumnya dianggap yang terbaik www.pxn8.com. Hasilnya? Puas... Bagus sekali, cepat dan tampilan intuitif dan enak sekali penggunaannya. Bisa sekalian disimpan online lagi...

Pemenangnya tentu saja Picnik. Tampilannya yang cantik membuat kita yakin diri menggunakannya. Berbeda dengan PXN8 yang terkesan agak lambat karena setiap action selalu ada delay untuk me refresh halamannya. Picnic tidak, kita seakan-akan bekerja sendiri karena kecepatan proses yang tinggi. Kelihatannya Picnik menggunakan banyak temporary file yang di download diawal session, kemudian dipakai selanjutnya sehingga lebih cepat.

Beda berikutnya Picnic tidak gratis, tapi bayar langganan. PXN8 memakai iklan, tapi penggunaannya gratis. Keduanya apabila selesai melakukan pekerjaan, file hasil editing bisa langsung dimasukkan ke Yahoo! Flickr. Enak kan?

Anda lihat juga Google web-based application http://docs.google.com/ yang sudah cukup jauh setelah Google mencaplok perusahaan start up Writely yang membuat aplikasi bagus untuk word processing dan spreadsheet berbasis web. Coba sendiri biar bisa merasakan. Menurut saya, apa boleh buat Microfost Office masih terlalu jauh memimpin, bahkan untuk tugas-tugas yang sangat sederhana sekalipun. Tapi saya percaya, web based Office application akan punya masa depan cerah.

04 February 2007

Pertarungan 2 Format Video Baru

Pertarungan 2 format baru DVD sudah masuk ke tahap yang tidak dimungkinkan lagi adanya kesepakatan diantara keduanya. Seperti diketahui format HD-DVD didukung Toshiba, Microsoft, dll serta Blu-ray Disc didukung oleh Sony. Kalau anda ingat pertarungan format video puluhan tahun lalu antara Sony Betamax melawan Panasonic VHS, keadaan saat ini adalah pengulangan dari keadaan yang sama saat itu. Dulu VHS yang menang, sekarang? Siapapun yang menang, masyarakat selalu akan menjadi korban dari pertarungan para raksasa ini. Biaya ekonomi juga akan besar karena banyak pihak akan terpaksa melakukan pembelian ganda, baik player, disc maupun pembuatan content.

Anda mau pilih yang mana? Untuk spesifikasi teknis, dari beberapa review yang sudah sempat saya baca, keduanya memiliki kualitas yang sama saja, baik dari kualitas gambar maupun suara. Jadi pertarungan ini lebih banyak dipicu masalah bisnis. Format yang menang akan membawa keberuntungan bagi pabrik pendukungnya.

Hingga saat ini sudah banyak sekali player yang dijual di pasaran yang mendukung kedua format ini. Yang paling kelihatan adalah Microsoft Xbox yang membawa HD-DVD player didalamnya serta Blu-ray player yang include dalam Sony Playstation 3. Kedua game console itu telah terjual 6 jutaan unit untuk Xbox dan sekitar 1 juta untuk Playstation 3. Jadi penyebarannya akan sangat cepat.

Yang menarik, perseteruan kedua format digital ini agak berbeda dengan pertarungan VHS melawan Betamax dulu. Karena formatnya digital, dimungkinkan adanya 1 player yang mendukung keduanya. LG sudah membuat player yang bisa memutar kedua format ini, namun harganya sama dengan membeli 2 player secara terpisah. Konon katanya dimungkinkan pula merekam content (film, data, dll) kedalam keping yang sama (dalam dua format) dan kemudian keping disc tadi bisa dimainkan di player manapun. Karena sifatnya yang digital, rasanya kemungkinan penggabungan 2 format ini lebih luas.

Sebagai pengguna, saya sarankan untuk menunggu dan tidak tergoda membeli salah satu player. Toh hanya ada sangat sedikit film yang sudah direkam kedalam kedua format ini. Saya yakin pada saatnya nanti kita hanya memerlukan 1 player yang murah untuk dapat menikmati format yang manapun.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...