Search This Blog

Hexatar - Make your own cartoon picture

30 December 2007

Baby Boomers, Generation X dan Generasi Millenials

Saya termasuk Gen-X, Generation X, ini adalah orang-orang yang saat ini berusia 25-41 tahun atau lahir tahun 1982-1966. Kemudian ada lagi Generasi Baby Boomers, ini kalau tidak salah adalah generasi yang lahir saat Amerika baru saja menyelesaikan perang (kalau bukan Perang Korea, ya Perang Vietnam, saya lupa...), yaitu saat tiba-tiba angka kelahiran bayi melonjak tajam di Amerika.

Nah, baru saja baca sebuah report, ternyata muncul lagi satu generasi baru yang diberi nama Generasi Millenials. Usia saat ini adalah 13-24 tahun, artinya yang lahir antara tahun 1994-1983.

Yah, ini sebagai referensi saja... jangan sampai ketinggalan dengan istilah-istilah demikian. Ini biasanya banyak dipakai dalam report marketing yang coba men-segmentasi pasar berdasar range usia yang dihubungkan dengan kecenderungan pemakaian teknologi dari orang-orang itu.

Selamat Tinggal Netscape Navigator

Ingat masa-masa lalu ketika mulai berkenalan dengan Internet di sekitar tahun 1996-1997 kalau tidak salah... Alat utama yang dipakai adalah Netscape. Ingat masa-masa kita melotot melihat simbol kemudi kapalnya berpendar-pendar (atau berputar-putar ya? lupa saya...) karena menunggu loading page yang lumayan lama karena koneksi Internet yang masih sangat lambat saat itu.

Saat ini akhirnya AOL (pemilik terakhir Netscape) menghentikan pengembangan browser Netscape Navigator dan menyarankan agar penggunanya beralih ke Firefox. Padahal baru sekitar 2-3 bulan lalu saya kembali memakai Netscape, kali ini versi 9.0.0.3. Dalam beberapa hal lebih bagus dari Firefox.

Bagi penggemar Netscape yang tetap ingin bernostalgia dengan Netscape masih tersedia skin Netscape untuk Firefox :-)

Bagi saya, terus terang jadi ikut sedih dengan matinya salah satu pendorong utama di masa awal kebangkitan Internet ini. Saya masih ingat juga masa-masa itu dimana Netscape betul-betul ditakuti oleh Microsoft dan ditekan habis-habisan oleh trik-triknya Bill Gates yang ingin mendorong IE.

Anyway, selamat tinggal Netscape... selamat datang Safari for Windows :-)


24 December 2007

Data Internet dan Telekomunikasi Seluler di Indonesia

Sangat sulit untuk mencari data mengenai perkembangan Internet dan hal-hal yang terkait industri telekomunikasi seluler di Indonesia. Saya selalu kesulitan ketika harus menyiapkan bahan kuliah, materi seminar, dll. Kalaupun ada, biasanya sepotong-sepotong dan tersebar dimana-mana. Sebagian dikutip koran online seperti Detkinet.com, sepotong lagi dikutip di Kompas, bagian lain ada di laporan pers perusahaan-perusahaan terkait, dll. Karenanya saya berinisiatif mengumpulkan beberapa data yang sempat saya dapat kedalam bentuk PowerPoint slides, silahkan dimanfaatkan, bisa di download langsung dengan masuk ke SlideShare.net.



Lihat juga update terbaru dari slide diatas langsung di http://www.slideshare.net/madriyanto/slideshows

Saat kuliah manajemen di USA, pencarian data semacam ini jauh lebih mudah. Hal yang memudahkan adalah banyaknya lembaga-lembaga independen baik not-for-profit maupun yang profit oriented, lengkapnya data-data di situs online pemerintahan (hal sebaliknya di Indonesia), adanya kewajiban perusahaan publik untuk memberi laporan keuangan dan keadaan perusahaan secara lengkap ke SEC yang laporannya disediaan online, berkualitasnya tulisan-tulisan di media massa sehingga data-data tersaji lengkap & sistematis, serta adanya sumber-sumber lain secara online yang mudah di search.

Kapan di Indonesia bisa begitu?

Keywords: data Indonesia, informasi Indonesia, data Internet Indonesia, data telekomunikasi Indonesia, data seluler Indonesia, data selular Indonesia, data cellular Indonesia, data celluler Indonesia, data celuler Indonesia, data celular Indonesia, data Telkomsel, data Indosat, data Telkom Indonesia, data XL, data Excelcomindo, data Bakrie, data GSM Indonesia, data CDMA Indonesia, data ponsel Indonesia, data telepon Indonesia, data Indonesia PPT, data telepon genggam Indonesia, data HP Indonesia, data hape Indonesia, data bahasa Internet, data pengguna Internet, Internet user Indonesia, penetrasi Internet Indonesia, keuangan Telkomsel, data Indosat StarOne, data Indosat Star One, data ponsel lebaran, traffic ponsel Indonesia

Kajian Masa Depan Internet

Saya ingin share saja PowerPoint slide yang saya buat ketika diminta memberi orasi ilmiah di acara Wisuda STMIK STIKOM Balikpapan 8 Desember 2007 lalu. Ada banyak hal penting yang bisa kita jadikan acuan dalam kehidupan pekerjaan, bernegara, berkeluarga, dll. Mudah-mudahan berguna. File asli bisa langsung di download agar anda bisa menggunakannya langsung.



Slides ini bercerita banyak mengenai hal-hal yang sudah terjadi hingga saat ini di dunia Internet, prediksi apa-apa saja yang akan terjadi, serta yang penting beberapa insights untuk kita di Indonesia.

Keywords: Internet Indonesia, teknologi informasi Indonesia, ict Indonesia, it indonesia, perkembangan Internet, teknologi Internet

15 December 2007

Google Knol, Initial Review

Google dengan kekuatan finansialnya saat ini sungguh merupakan ancaman bagi kompetitor manapun di dunia ini. Dan Google sudah mulai bergerak jauh dari bisnis inti awalnya yaitu melakukan index content Internet dimana data/info yang di index bukan miliknya. Atau paling jauh menyediakan jasa bagi publik untuk menyimpan content nya di Google (contoh: Blogger, Google News, dll). Namun saat ini Google mulai berpikir untuk menjalankan bisnis mengumpulkan, membuat dan memiliki sendiri content tsb.

Nama inisiatif baru ini adalah Google Knol, kependekan dari unit of knowledge. Walaupun belum dibuka penuh informasinya, tapi menurut berita yang berseliweran di Internet, layanan ini sudah masuk tahap beta dan sudah mulai diisi.

Konsepnya adalah untuk mendorong orang-orang yang memiliki pengetahuan mengenai apa saja untuk menulis dan membaginya ke publik melalui hosting dan authoring tools yang disediakan Google. Menurut Google Blog, tidak sembarang orang juga bisa ikut menulis disitu, tapi adalah orang-orang yang memang memiliki otorisasi di bidangnya. Misalnya tulisan mengenai program ruang angkasa USA, yang akan diundang dan diizinkan menulis adalah orang-orang NASA, kira-kira begitu konsepnya. Tambahan info dari Google, tidak seperti Wikipedia yang ada editor-nya, maka Knol akan menggantungkan sepenuhnya kredibilitas isi content kepada penulisnya. Hal yang wajar mengingat penulisnya adalah orang yang memiliki otoritas dibidangnya.

Artinya layanan ini akan mengancam langsung Wikipedia yang selama ini merajalela di puncak teratas hampir semua search term yang berkenaan dengan ilmu pengetahuan di Google search result. Selama ini Google Search menjadi sangat populer karena independensinya, Google rank tidak dapat dibeli! Begitu selalu koar-koar saya di setiap kuliah yang berkenaan dengan Googling dan online research yang saya berikan. Dengan adanya content yang dimiliki oleh Google sendiri dan berkenaan dengan bisnisnya, akankah Google mampu mempertahankan independensinya?

Selama ini pun sudah mulai terasa dimana search result Google cenderung memberi rank lebih tinggi ke blog-blog yang dihosting di Blogger, saya merasakannya langsung karena semua blog saya ditaruh di Blogger.

Bayangkan kalau Google Knol sudah di launch nanti. Seberapa jauh Google bisa mempertahankan obyektifitas nya dalam menyusun rank di search result nya? Menarik untuk ditunggu perkembangannya.

Akibatnya, di beberapa kuliah terakhir saya, mulai muncul statement-statement baru: Google bukanlah segalanya. Dan saya selalu memberikan perbandingan search result dari Google dengan dari Yahoo!, Ask.com dan Microsoft Live. Hasilnya? Memang dalam beberapa kasus, result dari Google kalah mantap dibanding saingannya.

Kembali ke Google Knol. Ide lanjutan dari Google adalah untuk memberikan sharing hasil AdSense, iklan yang akan ditaruh Google di halaman-halaman Knol. belum ada info resmi berapa besar sharing nya. Namun diisukan akan signifikan. Artinya Google memang sungguh-sungguh ingin menarik the best info resources yang ada di dunia ini. Bagi penulis/kontributor, dari pada ribet buat blog sendiri, manage AdSense sendiri, mending sharing langsung di Knol.

Apakah Knol akan membunuh Wikipedia? Sangat mungkin. Tapi secara logika, memang bisa saja tidak, karena konsep dasarnya agak berbeda. Tapi feeling saya, sulit Wikipedia akan bertahan kalau Knol semakin kuat dan lengkap.

Yang menarik, seberapa cepat Google akan membawa Knol kedalam berbagai versi bahasa lain selain English? Kalau ya, pasti juga akan menarik melihat perkembangannya di versi bahasa Indonesia, mengingat malasnya orang Indonesia menulis. Lihat saja Wikipedia Indonesia yang perkembangannya sangat lambat. Tapi perlu diingat juga orang kita materialistis, kalau di Wikipedia gratis nulis, tapi gratis juga imbalannya. Kalau Knol? Bisa berbeda hasilnya.

Kita lihat perkembangannya...

Update 24 Juli 2008:
Akhirnya versi beta dari Google Knol diluncurkan. Lihat tulisan saya mengenai hal ini di http://teknohikmah.blogspot.com/2008/07/google-knol-akhirnya-diluncurkan.html

11 December 2007

Reminder: Fatwa MUI Perlindungan HKI

Sadarkah anda bahwa menggunakan aplikasi komputer bajakan adalah haram hukumnya bagi umat Islam? Tahukah anda bahwa melakukan sharing atau distribusi file-file MP3 lagu bajakan adalah tindakan HARAM juga?

Saya hanya ingin mengingatkan bahwa tindakan-tindakan melanggar HAKI (atau HKI, hak kekayaan intelektual, copyright) adalah tindakan haram bagi umat Islam (setidaknya di Indonesia) berdasarkan Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia). Fatwa tersebut berjudul "PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HKI)" bernomor 1/MUNAS VII/MUI/15/2005, dikeluarkan tanggal 29 Juli 2005. Setelah lebih dari 2 tahun difatwakan, tampaknya tidak ada sedikitpun tanda penurunan tindakan-tindakan pelanggaran HKI di Indonesia. Malah semakin marak dengan adanya teknologi seperti ponsel yang bisa transfer file dengan sangat gampang. Silahkan download filenya disini (PDF 90 KB).

Mau dibawa kemana bangsa ini? Kalau anda membaca tulisan ini, mudah-mudahan anda bisa pelan-pelan merubahnya. Kalau mau pakai aplikasi komputer, selalu coba versi open source nya dulu. Open Office saat ini sudah sangat bagus untuk tugas-tugas dasar. Coba juga Linux Ubuntu dan Mandriva terbaru yang sudah sangat mirip dengan Windows.

Yang sulit tergantikan tampaknya urusan bajak-membajak lagu. File-file lagu asli yang dijual di pasaran masih sangat terbatas, padahal harganya tidak terlalu mahal juga. Dan masyarakat sudah keenakan dengan kemudahan beli CD bajakan lagu dimana-mana hingga di pasar-pasar kumuh tradisional.

Paling tidak, sebagai insan yang punya tingkat intelektualitas yang relatif lebih tinggi dibanding masyarakat sekitar, seharusnya anda bisa memulai dengan melakukan hal-hal sederhana. Tentu saja akan sulit secara radikal. Tapi ingat bahwa ini urusannya bukan hanya duniawi, tapi juga ukhrawi...

Keywords: fatwa haram MUI, fatwa MUI, fatwa HAKI, fatwa HKI

10 December 2007

Mudahnya Pengurusan Domain ID

Setelah dialihkannya pengelolaan domain ID (Indonesia) dari pemerintah c.q. Depkominfo ke pengelola domain independen bernama PANDI (Pengelola Domain Indonesia), semakin terasa bahwa layanannya semakin bagus. Dulu pendaftaran domain bisa menunggu lama sekali, kadang cepat, tampaknya tergantung apakah petugasnya sedang mood atau tidak. Dulu saya bisa lolos mendapatkan domain OR.ID hanya dengan KTP, padahal peraturan tidak mengizinkan. Sekarang sangat rapi, cepat. Setiap permintaan dengan cepat di respons di jam kerja, ada reminder yang jelas dari setiap action kita. Pengelolaan domain juga serba web-based, jadi enak... Mudah-mudahan bisa bertahan, karena sekarang semua domain bayar, jadi harusnya ada sumber biaya operasional.

Tunggu apa lagi? Pakailah domain ID, jangan domain yang lain. Dengan begitu kita ikut mempromosikan bangsa ini keluar. Selain itu rasanya memang lebih nasionalis kalau menggunakan domain ID sendiri, daripada .COM misalnya?

Bandingkan misalnya: www.adriyanto.or.id dengan adriyanto.com? Atau www.smkn1samarinda.com dengan smkn1-smr.sch.id? Saya sih pilih yang ID. Anda?

Untuk segala keterangan dan informasi mengenai PANDI, silahkan datang ke www.pandi.or.id sedangkan untuk segala sesuatu berkenaan dengan pengelolaan domain Indonesia (ID) secara online, silahkan masuk ke www.register.net.id.

Akhir-akhir ini, semakin banyak teman-teman yang menggunakan domain WEB.ID karena prosedurnya mudah sekali, hanya perlu scan KTP, transfer Rp 50.000, kemudian konfirmasi, dalam 1-3 hari selesai! Bahkan anda tidak perlu sewa hosting dulu, cukup masukkan nama hosting ngawur saja dulu untuk melindungi domain yang anda inginkan. Nanti setelah ada hosting, bisa dirubah lagi melalui control panel yang ada.

Linux Balikpapan & Linux Samarinda di Google

Anda mencari informasi tentang Linux di Balikpapan, silahkan search Google "linux balikpapan", anda akan mendapat hasil teratas berupa blog rekan saya pak Subur Anugerah yang memang adalah aktivis KPLI Balikpapan serta dosen STMIK Balikpapan. Di urutan ketiga adalah website resmi STIKOM Balikpapan yang juga dikelola pak Subur. Kalau cari "Linux Samarinda"? Rekan-rekan KPLI Samarinda hanya menempati urutan ketiga yaitu di samarinda. linux.or.id. Tapi ini membuktikan bahwa Google sangat tajam, dan siapapun bisa create informasi yang bisa mudah diakses dari manapun di dunia ini.

Tapi ingat, search result ini bisa berubah apabila situs-situs tersebut jarang di update, jarang dikunjungi, sehingga page rank-nya turun.

Keywords: open source balikpapan, open source samarinda, open source kaltim, open source kalimantan timur, linux kaltim, linux kalimantan timur

Nokia 7088 CDMA Review

Kesan pertama ketika melihat kotaknya, seperti barang mahalan. Kebetulan saya mendapatkan ponsel ini gratis dan tidak pernah membayangkan akan memilikinya, jadi tidak punya info sedikitpun sebelum memilikinya. Setelah saya coba dan pakai beberapa hari, berikut saya tuliskan pengalaman saya menggunakannya.

Secara umum mengecewakan, mungkin karena ponsel ini diciptakan bukan untuk orang dengan keperluan seperti saya, walau sebenarnya kebutuhan saya sangat sedikit karena ini adalah ponsel backup saja dari ponsel utama GSM saya. Keunggulannya adalah pada style, terus terang bagus banget, slider phone, bentuknya kecil cantik, punggung belakang dibalut semacam bungkus kulit hitam, elegan. Suara juga OK, jelas, ringer keras, speaker extra nya juga OK.

Kelemahan utama? Banyak... :-) Tidak ada wi-fi, bluetooth, infra red, memory hanya 3 MB, tanpa memori eksternal, batere sangat pendek masa pakainya (sehari musti charge), saat di slide-up sisi atas goyang, bagian depan gampang tergores. Hebatnya, ada USB slot, bisa play banyak format musik.

Yang juga mengecewakan adalah konektivitas ke PC. Saya pikir, karena ini adalah produk baru, dilengkapi slot USB plus kabelnya, maka ponsel akan langsung dideteksi sebagai drive baru oleh PC seperti yang terjadi dengan hampir semua MP3 player, flasdisk yang beredar saat ini. Ternyata tidak, Windows XP saya tidak kenal device ini, minta setup driver. Saya cari di kotaknya, tidak ada CD sama sekali, terpaksa download di situs Nokia Asia, besarnya 3,2 MB. Setelah di install, masih juga mengecewakan, kita harus setting sendiri port number nya, jadi pada saat disambungkan ke PC, PC akan meng-assign COM port tertentu ke ponsel ini, nah itu tidak dapat dideteksi langsung oleh aplikasi sederhana (sekali) Nokia Data Suite yang baru di install. Jadi harus kita cari sendiri di Control Panel, untung ada petunjuknya. Setelah dapat nomor COM port yang tepat, barulah Data Suite bisa jalan dan mendeteksi ponsel dan isinya. Namun, masih juga mengecewakan. Seperti Nokia 6600 saya terdahulu, ruang gerak kita sangat dibatasi oleh aplikasi Suite ini. Bahkan 7088 lebih parah, Data Suite hanya bisa transfer saja dari ponsel ke PC dan sebaliknya. Tidak bisa create folder, tidak bisa delete, tidak bisa backup, apalagi sync. Sebagai ponsel berlabel Nokia, saya pikir hal ini sangat memalukan.

Yang mengherankan, kabel charger berbeda sekali dengan Nokia lain, jadi kita tidak bisa pinjam charger teman untuk ponsel satu ini. Operating system juga sangat jauh dari Symbian yang dipakai Nokia untuk ponsel kelas menengah keatasnya. OS yang ada sangat sederhana, tidak bisa multitasking, banyak logika yang berbeda dengan Nokia lain. Jadi kurang user-friendly, padahal konon aspek itulah yang membuat Nokia bisa besar seperti saat ini.

Untuk web, OK sebenarnya. Browser WAP 2.0. Waktu browsing pakai Telkom Flexy lumayan lah... Untuk akses Mobile Gmail lumayan cepat. Namun browser nya agak aneh. Kita tidak bisa memasukkan/mengetik langsung di page browser, tapi dibawa oleh sistem ke text editor lain yang punya batas maksimum input teks, kalau tidak salah lihat sekitar 150 karakter. That is stupid. Lah... nulis email kan bisa panjang, stuck dah...

Video sangat sederhana, teknologi paling awal dari pemanfaatan video di ponsel. Fasilitas ini hanya mendukung 4 f/s, 128 x 96 px, maximum duration 15 detik, sangat mengecewakan untuk masa-masa sekarang. Bagusnya, file format adalah AVI. Padahal versi Nokia lain sejak dulu hingga yang lumayan canggih menggunakan format 3GP, yang belum banyak di support video editor atau video player di pasaran.

Voice recording lumayan panjang, maksimum 1 menit. Tapi, hari gini cuma bisa record 1 menit? Sangat kurang. Kemudian file formatnya sangat aneh, namanya QCP. Hingga saat ini saya masih malas mencari bagaimana cara convert file format ini ke format yang playable di PC saya.

Foto? Wah, walau ada flash dan zoom, tapi kualitas VGA secara keseluruhan masih sangat buruk. Ini contoh-contohnya, kebetulan semua diambil outdoor pada saat sinar cukup. Untuk yang indoor, kualitasnya jauh menurun, walau dengan flash. Irfan, Audrey, dan Aidha istri saya in action didepan Nokia 7088.




BTW, terima kasih pada Telkom Samarinda yang telah memberikan ponsel ini gratis untuk saya. Terus terang, walau banyak kelemahan yang saya ceritakan, namun semua itu saya beberkan semata-mata sebagai review teknis, mungkin bisa dipakai introspeksi untuk Nokia atau juga teman-teman di Telkom Flexi. Jadi tidak mengurangi rasa terima kasih pada yang memberi. Buktinya, saya hingga saat ini masih menenteng ponsel ini kemana-mana dengan bangga kok, elegan...

Update
Daftar tambahan kemampuan yang mungkin bisa ditambah oleh Nokia terhadap software handset ini adalah pada setting nama file foto. Foto yang diambil setelah seluruh file di handset kosong akan selalu milai lagi dengan nama file 001. Kesulitan timbul ketika hendak transfer ke PC, terpaksa harus buat folder baru yang tidak bisa langsung dibuat dari Nokia Data Suite :-)

Update
Batere ponsel ini memang sangat menyedihkan, sangat pendek waktu pakainya. Apalagi kalau dipakai ngobrol agak panjang, gaming dan foto-foto. Kapasitas memory juga sangat sedikit. Foto sekitar 15 kali akan membuatnya penuh. Memory dibuat dinamis bergabung dengan segala file lain seperti video, audio, grafik lainnya.

04 December 2007

Internet Masa Kini & Kehidupan Kita

Materi ini saya kembangkan dari laporan majalah Time serta masukan dari teman-teman serta para mahasiswa di Program Pasca Sarjana Kependidikan Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur. Semoga bermanfaat bagi kita di Indonesia.



Keywords: Internet Indonesia, manfaat Internet, pendidikan Internet, informasi Internet, wartawan online, wartawati online, koran online, media online, majalah online, reporter rakyat, citizen reporter Indonesia, web 2.0 Indonesia, Internet 2.0 Indonesia, foto online Indonesia, foto online Kaltim, foto online Kalimantan Timur, data Internet Indonesia

Generasi Friendster & Pengelolaannya

Dalam 2 kali presentasi saya terakhir didepan publik Samarinda dan Balikpapan, saya selalu menyelipkan bagian untuk mengenal "generasi Friendster" di Indonesia yang cukup unik, berbeda banyak dengan keadaan sosial kultural yang terjadi di belahan dunia lain dengan MySpace-nya. Terus terang tidak gampang juga untuk mendapatkan gambaran yang 100% benar mengenai generasi ini, namun paling tidak dari pengamatan saya terhadap komunitas terdekat saya, ada banyak hal-hal prinsip yang bisa kita jadikan pegangan bersama. Pertanyaan berikutnya, bagaimana mengelolanya? Terutama bagi para orangtua dan pendidik. Berikut saya share filenya, bisa dilihat melalui SlideShare.net dan langsung diunduh file aslinya. Semoga bermanfaat.



Baca juga file-file presentasi saya yang lain di http://www.slideshare.net/madriyanto/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...