19 November 2009

Download dan Nonton Online Film 2012

Film tentang hari kiamat 2012 sungguh membuat traffic Internet di Indonesia menjadi ramai. Seorang teman pemilik blog yang menulis bagaimana cara download film 2012 dari Internet tiba-tiba mendapat kunjungan yang sangat tinggi beberapa hari belakangan ini. Saya sendiri tidak terlalu tertarik dengan film ini, namun menarik juga untuk mencari info perkembangan terakhir di Internet. Dari yang sudah saya search secara singkat, film ini memang tampaknya sudah beredar melalui berbagai layanan torrent (antar komputer). Beberapa server menyediakan file bajakannya, namun saya jamin akan hilang dalam beberapa hari. Yang bisa dilihat legal adalah trailer movie 2012 yang tersedia banyak di Youtube.com seperti saya embed disini. Untuk cara download lain, lihat detail berikut ini.

Situs resmi film ini ada di:
http://www.whowillsurvive2012.com/

Tidak ada link yang akan saya suggest disini untuk download, namun teruslah berburu melalui search engine. Biasanya yang paling banyak tersedia adalah di torrent server dimana para user ikut menyediakan file lengkapnya.

Selamat mencoba.


Microsoft Office 2010 Beta Siap Download


Microsoft sudah siap dengan versi beta (versi percobaan) dari Office 2010. Versi terakhir Office adalah Office 2003 dan sebelumnya Office 2000. Versi beta ini bisa di download (diunduh) dari situs Microsoft langsung, dan bisa dipakai secara free hingga waktu tertentu. Bagi pengguna komputer yang memiliki pengetahuan terbatas, tidak dianjurkan menggunakan aplikasi ini karena masih bisa mengandung bug atau error. Namun saya pikir sangat layak untuk dicoba, jika crash atau sulit, langsung switch back ke versi lama yang sudah stabil. Selamat mencoba, klik disini untuk info detail dan download.

Yang tersedia dalam Office 2010 adalah:
Word
Access
PowerPoint
Publisher
Outlook
InfoPath
Excel
SharePoint Workspace
OneNote
Communicator

Dalam paket terpisah juga ada:
Microsoft Visio 2010
Microsoft Project 2010

13 November 2009

Cerita Hotspot di Sebuah Sekolah Elite

Kemarin saya mendapat pengalaman menarik saat masuk ke kawasan suatu sekolah elit di kota saya. Saya sempat menunggu cukup lama untuk suatu urusan sehingga sempat menggunakan hotspot di sekolah tersebut. Saya dengan cepat masuk ke Gmail untuk memeriksa email saya. Kemudian dengan mudah juga masuk Facebook untuk menjawab beberapa comment teman. Namun yang menarik adalah saat saya harus memeriksa salah satu blog saya di blogspot.com. Ternyata domain ini diblokir oleh admin jaringan di sekolah elit ini. Hmmm... penasaran, saya kemudian langsung masuk ke blogger.com untuk mengedit blog saya tersebut, ternyata bisa masuk. Aneh juga, apa alasan admin memblokir blogspot.com.

Saya yakin sekolah ini ingin membatasi akses para siswa dan guru untuk masuk ke situs-situs yang "mengganggu" proses belajar. Yang menarik, hampir semua guru sekolah tersebut memiliki account Facebook dan aktif di situs jejaring sosial ini. Di lab komputer, di kantor staf dan guru, hampir semua bisa akses Facebook. Padahal persepsi di banyak institusi pendidikan selalu menyudutkan Facebook sebagai salah satu tempat negatif di Internet yang membuat orang kecanduan dan cenderung tidak produktif saat terkoneksi ke Internet. Bagi saya, sekolah ini tergolong "modern" karena tetap mengijinkan Facebook masuk sekolah. Salut...!

Namun kenapa mereka menghadang blogspot.com? Padahal, blogspot.com adalah salah satu domain dengan isi/content paling kaya di Internet. Kaya ilmu, kaya variasi, kaya kontributor, kaya content pendidikan, kaya segalanya. Tentu saja banyak juga penggunaan yang tidak benar di blogspot.com, namun akan terlalu naif memblokir blogspot.com di sekolah karena kekayaan konten yang ada didalamnya.

Tapi saya yakin pasti ada alasan tersendiri mengapa mereka memblokir blogpot.com.

Di masa kini, hotspot bebas di sekolah, baik sekolah tinggi hingga ke sekolah dasar, sudah sangat luas diimplementasikan. Sungguh menarik untuk mengamati fenomena ini dan mencari terobosan-terobosan kreatif khas Indonesia. Terobsan yang paling pas untuk budaya kita.

Bagaimana cerita di tempat anda?