Search This Blog

Hexatar - Make your own cartoon picture

25 December 2015

Teknologi Kroger untuk Memanfaatkan Data Pelanggan

Kroger adalah perusahaan ritel Amerika Serikat yang didirikan oleh Bernard Kroger pada tahun 1883 di Cincinnati, Ohio. Kroger adalah jaringan supermarket terbesar dari sisi pendapatan, ritel umum terbesar kedua, dan perusahaan terbesar ke-23 di Amerika. Perusahaan ini berhasil makin besar karena kemampuannya mendekatkan diri dengan pasar masyarakat golongan millenial (anak muda atau yang sangat dekat dengan teknologi).

Salah satu terobosannya yang menarik adalah dengan memanfaatkan data pelanggan dan barang-barang yang dibeli oleh seluruh pelanggannya. Bayangkan Anda punya data detil pelanggan serta kegiatan belanjanya,ada begitu banyak kemungkinan pemanfaatannya. Kroger memanfaatkan data tersebut untuk meng-customize dan serta mem-personalize pesan-pesan marketing yang dikirimkan ke para pelanggannya melalui berbagai jalur. Pelanggan tidak akan menerima promosi mengenai minuman keras misalnya jika dalam histori pembeliannya di Kroger tidak pernah membeli barang tersebut. Ini akan meningkatkan tingkat engagement sang riteler dengan para pelanggannya krn Kroger tidak lagi mengirim junk message ke pelanggan, semua pesan yang dikirimkan akan sesuai dengan keadaan si pelanggan (targeted).

Lebih jauh, data yang dikumpulkan bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya data jam kunjung para pelanggan ke Kroger untuk berbelanja. Jam mana saja yang ramai, di lokasi toko mana yang paling ramai di hari kerja, mana yang di hari libur. Dengan informasi semacam itu, Kroger bisa meng-efisien-kan berbagai hal dalam manajemennya.

Masih banyak peluang lain dengan adanya data tersebut, namun memang tidak mudah mengembangkan sistem untuk memanfaatkannya. Hal ini jadi makin rumit karena data yang masuk akan semakin banyak dari hari ke hari (big data). Bagaimana menyimpannya? Bagaimana mengelolanya? Dll.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...