Search This Blog

Loading...

Hexatar - Make your own cartoon picture

26 January 2007

Koran Komunitas, Koran Masa Depan

Salah satu contoh kebangkitan komunitas via virtual world adalah koran komunitas di Korea bernama OhMyNews yang versi berbahasa Inggris nya beralamat di http://english.ohmynews.com. Uniknya, koran ini tidak memiliki reporter dedicated sendiri, tapi memiliki 47.000 jurnalis amatir dari seluruh penjuru Korea. Meraka lah darah daging koran ini, mereka yang menulis berita dan saling verifikasi satu sama lain, serta mereka lah juga yang ikut menjadi pembaca utama koran ini. Koran ini menjadi sangat populer dan mengalahkan kehebatan koran-koran tradisional yang telah merajai Korea sebelum ini.

Di akhir tahun lau, majalah Time yang sangat berpengaruh memilih Man of The Year 2006. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Time memilih orang yang unik untuk 2006, siapa dia? You. Anda. Apa alasannya? Silahkan baca kutipan tulisannya di blog saya yang lain, Moonshaker. Maaf masih teks asli dalam bahasa Inggris.

Prinsipnya saya sangat setuju dengan pilihan tersebut karena memang pas. Tahun 2006 menandai mulai semaraknya dunia baru Web 2.0, dunia dimana kita-kita, orang-orang biasa, bisa dan dimungkinkan untuk menentukan mau kemana dunia kita ini, tentu saja melalui dunia virtual world wide web.

Salah satu contoh kebangkitan komunitas via virtual world adalah koran komunitas di Korea bernama OhMyNews yang versi berbahasa Inggris nya beralamat di http://english.ohmynews.com. Uniknya, koran ini tidak memiliki reporter dedicated sendiri, tapi memiliki 47.000 jurnalis amatir dari seluruh penjuru Korea. Meraka lah darah daging koran ini, mereka yang menulis berita dan saling verifikasi satu sama lain, serta mereka lah juga yang ikut menjadi pembaca utama koran ini. Koran ini menjadi sangat populer dan mengalahkan kehebatan koran-koran tradisional yang telah merajai Korea sebelum ini.

Fenomena ini mulai merambah ke seluruh dunia. Di USA, barometer perkembangan dunia virtual, hampir seluruh news service ternama mulai membuat section khusus disamping bagian utama berita yang ditulis professional journalist mereka sendiri, yaitu section blog. Disini siapapun yang sudah register dan verified bisa ikut posting berita dan ikut memberikan komentar terhadap berita utama maupun blog entry yang lain. Jadi intinya, semua orang terlibat...!

Di Indonesia? Situs berita online utama Detik.com dan yang khusus berita IT, Detikinet.com telah cukup lama memberi jalan bagi para pembacanya untuk memasukkan komentar yang dimunculkan secara bebas (walau akhirnya dimoderasi) di bawah semua beritanya. Secara reguler, mereka juga mulai memasukkan featured blog entry dari para penulis blog Indonesia. OhMyNews Indonesia? So far belum ada yang sesukses di Korea. Tapi beberapa menit lalu, saya diberitahu teman saya Ade Fadli, online activist asli Samarinda, bahwa sudah ada koran sejenis disini yang diberi nama Kabar Indonesia. Dan kebetulan teman saya ini sudah ikut menulis dan tulisannya menjadi salah satu yang terpopuler disitu, hebat juga...

Setelah melihat sebentar, saya pikir Kabar Indonesia bisa menjadi besar suatu saat. Tapi biasanya kelemahan situs lokal adalah pada konsistensi dan keseriusan untuk mengembangkannya.

Saya ingat beberapa tahun lalu ada inisiatif mirip seperti OhMyNews di Indonesia yang diberi nama SuratKabar.com yang beralamat di http://suratkabar.com. Pencetus dan pemiliknya adalah seorang yang punya latar belakang Indonesia di Jepang, saya lupa namanya. Dia memobilisir banyak orang dari berbagai penjuru dunia, termasuk istri saya di Samarinda, untuk menjadi reporter nya, dibayar dan diberi tanda pengenal segala. Serius lah pokoknya. Semua reporter dia interview secara langsung melalui telepon dari Jepang. Tapi setelah berjalan beberapa lama, pengunjung tidak kunjung naik, akhirnya dia kehabisan stamina. Padahal idenya bagus. Saat ini, lebih parah, domain suratkabar.com malah menjadi situs kursus bahasa Jepang :-(

Mudah-mudahan kedepan lebih banyak lagi inisiatif sejenis yang melibatkan komunitas di Indonesia. Dulu mungkin momentumnya belum pas, saat ini mustinya semakin baik.

3 comments:

Iwan Setiawan said...

Enak juga kalau versi Indonesia seperti yang ditulis diatas sudah terbit. Saya ingin juga ikut jadi penulisnya. Susah nggak ya?

madriyanto said...

Saya sudah daftar. Kelihatannya pendaftaran penulis berita di Kabar Indonesia diproses manual oleh pemiliknya, jadi tidak secara langsung dapat balasan atau konfirmasi. Coba saja, saya pikir semakin banyak yang ikut pasti akan semakin baik. Memang sudah saatnya dunia informasi tdk dikuasasi oleh pemain besar saja (yg punya modal segudang).

sang pendekar said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...