Search This Blog

Hexatar - Make your own cartoon picture

27 December 2006

Simpan File Online Gratis

Layanan penyimpanan file online sebenarnya sudah ada sejak lama, hanya saja, dulu kapasitasnya masih sangat kecil. Saya masih ingat ketika Xdrive memberikan (kalau tidak salah) hanya 1 MB of storage beberapa tahun lalu, kalau mau 5GB harus bayar $10 per tahun. Sekarang? Xdrive menyediakan 5GB free.

Yang menarik, Google hingga kini belum menyediakan file storage online semacam ini, padahal begitu banyak service yang ditawarkan Google, semuanya berhubungan dengan penyediaan kapasitas yang besar. Gmail hampir 3GB free, Blogger hampir unlimited, kemudian ada Google Page Creator yang bisa simpan free 100 MB. Belum lagi Google Apps for Your Domain yang menyediakan 2 GB free mail server.

Yang lain, rasanya masih banyak, tapi rata-rata setelah saya coba, terlalu banyak aspek komersial. Ada yang harus selalu digunakan, kalau tidak, 3 bulan account akan hangus, kuno...

Bagi penggemar web design, kita sering memerlukan online storage yang bisa memberikan URL statik sehingga bisa dipakai untuk menyimpan file image, atau download file di tempat lain tanpa harus memenuhi web server kita. Nah... coba pakai Google Page Creator. Aplikasi online ini sebenarnya diperuntukkan untuk para pemula yang ingin membuat website, memang gampang sekali, pola drag and drop lah... hebat. Tapi... ya... sangat terbatas kemampuannya. Yang justru bisa berguna dipakai adalah penyimpanan file hingga 100 MB nya. OK, setiap file otomatis punya URL statis yang bisa secara mudah dibuat link kearah situ.

Silahkan coba di http://pages.google.com Lumayan lah... kalau perlu space buanyak, tinggal buat multiple account. Sepuluh account sudah bisa dapat 1 GB, besar euy...

Ingat, ini jaman Web 2.0, semuanya semakin besar dan semakin mudah.

Yang lain, yang menarik lagi adalah http://rapidshare.com Layanan yang satu ini benar-benar gila-gilaan, walaupun belum tahu kesinambungannya di masa depan. Tapi konsepnya menarik. Kita tidak punya account. Masuk saja ke website nya, langsung upload file kita. Siapapun bisa meng-upload file hingga 100 MB sekali upload. Tidak ada batasan download traffic juga, 1 file bisa di download unlimited. Setiap file akan mendapatkan unique URL statis. Enak sekali... tapi ya itu, tidak ada privacy karena file kita akan menjadi full milik publik, tidak bisa dihapus atau diganti... dan tampaknya bisa di search (searchable). Mungkin kedepan mereka ingin mendapat pemasukan uang dari sisi ini.

Selamat mencoba...

Update:
Bagi yang senang buat web, silahkan coba freehostia.com, ini juga gila-gilaan, free dengan fitur sbb:

  • 250 MB disk space
  • 5 GB bandwidth
  • 2 domains hosted
  • No forced ads
Pokoknya persis seperti kita hosting di tempat berbayar biasa. Kalau belum punya duit, kita bisa pakai subdomain dari mereka, jadi alamat web kita adalah http://namakita.freehostia.com. Tapi kalau sudah punya uang, bisa beli domain sendiri dan kita bebas pakai selama masih dalam batas 250 MB (contoh teman saya yang pakai di http://madhy-cyber.web.id. Sip kan? Gak ketahuan sama sekali kalau itu free hosting). Untuk pemula dan pengguna sederhana, sangat OK. Tapi kalau website nya sudah ramai, kendala akan ada di limit traffic yang hanya 5 GB per bulan.



Update:
Freehostia tewas utk pengguna dari Indonesia. Info terbatas yang saya dapat, pengguna dari Indonesia yang menggunakan IP Indonesia ditolak masuk. Entah kenapa? Mudah-mudahan tidak selamanya...

25 December 2006

Mazda SUV 2007, CX-7

I can not resist to show off some of my findings, photos of the brand new Mazda CX-7. Bagi saya pribadi, banyak kesamaan persepsi atas sebuah SUV. Tapi... masalah terbesar SUV ada di borosnya penggunaan bahan bakar. Untuk sebuah negara seperti Indonesia, harusnya mobil seperti ini dilarang dipakai. Bayangkan, jutaan warga miskin antri minyak tanah, tapi segelintir orang kaya menghamburkannya lewat mobil-mobil SUV mereka yang boros...

Tapi... lepas dari itu, mari kita nikmati foto-foto bagus dari Mazda CX-7 versi terbaru tahun 2007.






Enak kan melihatnya? Harganya? Mulai dari USD 24,000 (atau sekitar Rp 240 juta, yang paling murah lo...)

Sumber: Mazda USA

14 December 2006

Microsoft & Lego Perkenalkan Robot Mainan Komersial

Microsoft minggu lalu meluncurkan prototype komersial dari Lego Mindstorms NXT "tribot", sebuah robot mainan yang bisa dirakit sendiri. Dari data yang saya dapatkan, tampaknya robot ini dibuat bersama dengan produsen mainan top Lego utnuk menghasilkan robot mainan komersial di masa depan.

Jadi Microsoft memperkenalkan sistem operasi baru, khusus untuk mengendalikan robot dari PC. Namanya Microsoft Robotics Studio. Istilah untuk bidang baru ini keren banget, Windows-based robotics development platform. Dari situ, pengguna kemudian bisa mengontrol robotnya secara wireless menggunakan perangkat seperti Microsoft Xbox. Katanya, Microsoft berusaha merintis bidang OS ini untuk menjadi pemimpin di masa depan. Tampaknya memang belum ada perusahaan lain yang mencoba membangun OS semacam ini dengan tujuan membuat dunia robot menjadi sederhana dan gampang. Enak juga kalau bisa begini ya?

Robot NXT ini memiliki 32-bit microprocessor, 3 motor dengan sensor berputar serta sensor suara yang memungkinkan robot untuk menerima voice command. Mirip seperti voice command di cell phone lah...

Dampaknya kedepan? Yah, saya pikir dulu kita melihat dunia robotik begini sebagai suatu hal yang sangat ilmiah, artinya hanya bisa dilakukan oleh para insinyur berkacamata tebal dalam laboratorium mahal saja. Kalau memang Microsoft dan Lego bisa membawanya menjadi sesuatu yang komersial ke pasar, wah... saya bisa membayangkan anak saya Irfan, yang saat ini masih berusia 1 tahun, pada saat masuk TK nanti akan bermain dengan robot dari PC dan Xbox nya... he.... he... Mudah-mudahan bisa begitu. Amin...

Untuk info detail, anda bisa masuk ke http://msdn.microsoft.com/robotics

Sekedar info awal tentang Microsoft Robotics Studio:
  • End-to-end robotics development platform. Microsoft Robotics Studio includes a visual programming tool, making it easy to create and debug robot applications. Robotics Studio enables developers to generate modular services for hardware and software, allowing users to interact with robots through Web-based or Windows-based interfaces. Developers can also simulate robotic applications using realistic 3-D models; Microsoft has licensed the PhysX™ engine from AGEIA™, a pioneer in hardware-accelerated physics, enabling real-world physics simulations with robot models. The PhysX simulations can also be accelerated using AGEIA hardware.
  • Lightweight services-oriented runtime. Microsoft Robotics Studio provides a lightweight services-oriented runtime. Using a .NET-based concurrency library, it makes asynchronous application development simple. The services-oriented, message-based architecture makes it simple to access the state of a robot’s sensors and actuators with a Web browser, and its composable model enables the building of high-level functions using simple components and providing for reusability of code modules as well as better reliability and replaceability.
  • Scalable, extensible platform. The Microsoft Robotics Studio programming model can be applied for a variety of robot hardware platforms, enabling users to transfer their learning skills across platforms. Third parties can also extend the functionality of the platform by providing additional libraries and services. Both remote (PC-based) and autonomous (robot-based) execution scenarios can be developed using a selection of programming languages, including those in Microsoft Visual Studio® and Microsoft Visual Studio Express languages (Visual C#® and Visual Basic® .NET), JScript® and Microsoft IronPython 1.0 Beta 1, and third-party languages that conform to its services-based architecture.

09 December 2006

Rumahku di Microsoft Virtual Earth

Persaingan di dunia peta online atau bisa juga disebut sebagai map web service semakin panas. Awalnya dirintis oleh penyedia layanan seperti Mapquest, kemudian Yahoo Maps yang masih menggunakan gambar peta biasa. Setelah itu masuk ke era Google Earth dan Gooble Maps yang menggabungkan teknologi foto udara, foto satelit dan GPS untuk menghasilkan hybrid map yang tidak hanya berupa gambar peta kering tapi dikombinasikan dengan presisi super tinggi menjadi info yang sangat bagus. Saat ini juga teknologi 3D mulai masuk seperti yang dipakai oleh Google Earth serta juga Microsoft Virtual Earth. Peta jadi sesuatu yang sama sekali berbeda saat ini...

Di Google Earth bahkan ada menu dimana kita diajak melakukan virtual tour yang sesungguhnya, seperti terbang menggunakan balon udara mengelilingi bimi, masuk ke lokasi-lokasi wisata yang fantastis pemandangannya, hanya via aplikasi online seperti Google Earth. Gambarnya real...

Tidak perlu banyak tulis, kita lihat gambarnya langsung...

Ini adalah contoh peta dari Microsoft Virtual Earth, lihat alamatnya dibawah gambar, kebetulan ini rumahnya adik saya, Arif dan Dewi yang tinggal di Sammamish, WA. Yang ada noktah merah adalah rumahnya. Foto tersebut adalah foto bird-eye view. Katanya sih daerah sekitar Redmond, WA termasuk di lokasi itu, semua sudah diambil foto bird-eye view nya oleh Microsoft, maklum wilayah markasnya sendiri... Gila kan fotonya? Super detail, tepat sekali posisi alamat dengan noktah merah yang diberikan secara computer-generated.

Sekarang kita lihat peta lokasi rumah saya di Akron, OH dibawah ini.

Rumah saya ada dalam suatu apartment complex. Di gambar terlihat di tanda panah merah yang saya buat. Itu menunjuk persis ke apartment saya. Yg berbentuk persegi banyak rumahnya beratap merah adalah kompleks apartment saya itu. Nomornya satu, yaitu 1469. Tapi lihatlah noktah merah yang ditunjuk oleh Virtual Earth, meleset jauh sekitar 500 m. Jadi belum tepat benar. Tapi paling tidak, dengan melihat gambar ini, saya bisa nostalgia ke kenangan indah tinggal disitu selama 2,5 tahun.

Beda gambar di Akron dan Sammamish yang lain? Ya, benar... jenis fotonya. Yang di Akron hanya foto udara aerial biasa, sementara yang di Sammamish bird-eye view. Artinya memang belum semua wilayah USA yang di cover layanan peta online ini punya gambar sedetail di wilayah WA. Tapi ya jauh dari tempat-tempat lain seperti kota Samarinda tempat saya tinggal saat ini yang tidak terlihat sama sekali di Google Earth.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...