25 June 2010

Domain .XXX Meluncur 2011

ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers), organisasi internasional yang mengatur penamaan domain Internet, hari Jumat 25 Juni 2010 ini akhirnya meloloskan permintaan untuk menerbitkan domain first level baru yaitu .XXX. Domain khusus konten dewasa dan materi pornografi ini sudah diperjuangkan untuk diadakan oleh pihak-pihak tertentu sejak tahun 2005.

Domain khusus ini memang menimbulkan banyak kontroversi. Bagi yang mendukung, mereka berargumentasi bahwa domain .XXX akan sangat berguna bagi semua pihak, baik yang ingin mencari atau menghindarkan diri dari konten pornografi di Internet. Cukup dengan memblokir domain .XXX saja, maka sebagian konten dewasa ini akan terblokir dengan sendirinya. Jadi bagi negara-negara tertentu yang misalnya memiliki peraturan Internet yang harus bersih dari pornografi, mereka tinggal membuat aturan pelarangan akses ke domain khusus ini dan dengan mudah memantaunya melalui ISP (Internet Service Provider) di negara masing-masing. Walau masih tetap akan sangat sulit bisa terwujud 100% karena penggunaan domain .XXX tetap bersifat sukarela, artinya tidak ada kewajiban bahwa pemilik konten porno harus menggunakan domain ini.

Bagi para pencari konten dewasa, tentu saja aturan ini akan memudahkan mereka mencari materi yang mereka cari. Search engine seperti Google pun akan dengan mudah mengelola informasi hasil pencarian yang mereka miliki karena ada identitas khusus bagi konten ini.

24 June 2010

TV Online Streaming RCTI & Global TV

Di rumah saya yang terletak di pinggir kota Samarinda, siaran RCTI dan Global TV sangat lemah. Hampir seluruh warga yang tinggal di wilayah ini menggunakan TV kabel lokal atau TV satelit berlangganan. Begitu RCTI & Global TV mendadak mengacak siaran mereka yang dipancarkan melalui satelit, kalang kabutlah para penggemar sepakbola karena tidak bisa menonton Piala Dunia 2010 dari rumah masing-masing. Di hari pertama dan kedua Piala Dunia, kafe dan lokasi publik yang mengadakan acara nonton bareng pun diserbu warga Samarinda. Beberapa kafe yang strategis pengunjung membludak hingga menutup jalan raya.

Respons reaktif pertama warga Samarinda terutama di wilayah yang tak terjangkau siaran RCTI dan Global TV adalah dengan berangkat ke kafe-kafe untuk nonton bareng. Reaksi berikutnya, karena tidak mungkin untuk nobar terus menerus tengah malam di kafe, warga juga menyerbu toko-toko elektronik untuk membeli antenna TV UHF eksternal. Namun, tidak semua berhasil menangkap siaran Piala Dunia yang sedemikian eksklusif ini. Saya adalah salah satu warga yang tidak beruntung bisa menangkap siaran ini. Antara lokasi rumah saya dengan pemancar TV terhalang oleh bukit dan rumah bertingkat yang cukup tinggi. Setelah merogoh kocek cukup dalam untuk sebuah antenna UHF, akhirnya saya menyerah dan rela untuk tidak menonton Piala Dunia tahun ini. Sungguh tragis…

06 June 2010

Nawala Project: Bantu Usaha Internet Aman Bagi Semua

Nawala Project harus didukung oleh semua pihak yang punya kepedulian untuk menjadikan dunia Internet di Indonesia sebagai sesuatu yang aman dan bermanfaat bagi semua pihak, terutama generasi muda. Nawala sungguh merupakan suatu project yang mulia yang tidak bergantung pada pemerintah, namun mengandalkan pada kontribusi aktif masyarakat. Ada 2 hal yang bisa dilakukan untuk mendukung inisiatif mulia ini:
  1. Desaklah warnet, sekolah, rumah pribadi, kantor, kafe, area hotspot dan penyedia jasa apapun yang menyediakan akses Internet untuk mengarahkan DNS mereka ke 180.131.144.144 dan 180.131.145.145.
  2. Jika sudah menggunakan DNS Nawala, maka mintalah mereka memberi info ke publik bahwa Internet yang mereka sediakan sudah "Dilindungi oleh Nawala".
  3. Ikutlah berkontribusi dengan memasukkan domain yang anda tahu/temukan berisi konten negatif ke situs Nawala Project di http://www.nawala.org/submit.php . Teruslah memberikan data ke Nawala, jangan berhenti, ajak teman lain melakukan hal yang sama. Inilah yang bisa membuat project ini bisa terus hidup dan memberikan manfaat.
Siapapun bisa melakukannya. Jangan tunda dan jangan ragu untuk melakukannya. Sebarkan informasi ini seluas-luasnya kemanapun yang anda anggap relevan, demi masa depan generasi muda kita.