Search This Blog

Hexatar - Make your own cartoon picture

Showing posts with label IT in Sports. Show all posts
Showing posts with label IT in Sports. Show all posts

09 January 2016

BMW Connected Helmet

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, IoT makin tersebar ke berbagai hal. BMW menghadirkan helm pintar yang terkoneksi ke jaringan internet. Diberi nama "head-up display helmet" dimana layar diletakkan di kaca mata kanan pengendara. Helm dilengkapi prosesor komputer & terhubungkan dengan jaringan seluler. Safety tetap dikedepankan dimana pengendara bisa mengatur fitur apa saja yang muncul di helm saat berkendara. Telpon bisa langsung dilakukan dari helm. Saat mulai memakai dan naik ke sadel motor, helm akan memberikan informasi kesiapan motor. Hal yang sangat penting dan jarang kita lakukan, cek bahan bakar, cek oli, ban, dst. Jika semua siap helm akan membolehkan kita menyalakan motor. Peta tidak ketinggalan tersedia di smart helmet ini, turn-by-turn voice selama perjalanan ke tujuan bisa diaktifkan. Kamera video sudah terpasang di helm dan bisa langsung di-ON dari dalam helm. Wooow...!

06 January 2016

IoT Makin Menggila, Intel & ESPN Tanam Intel Curie ke Snowboard

ESPN akan menyiarkan Winter X Games 2016 dengan teknologi terbaru. Bersama Intel, papan luncur salju (snowboard) dari setiap peserta akan dipasangi modul komputer mini Intel Curie. Hardware ini akan mengirimkan berbagai data real-time atlit seperti tinggi lompatan, perputaran di udara, kekuatan hentak ke daratan saat lomba langsung ke server dan diolah saat itu juga menjadi info di layar TV ESPN. Curie memiliki ukuran sebesar kancing dan dijual seharga USD 10 oleh Intel. Inilah perkembangan IoT (Internet of Things) yang makin ganas dan merambah ke berbagai bidang. Bayangkan berbagai peluang pengembangannya kedepan. Ikuti terus perkembangannya di Hikmah Teknologi.

Nikon Hadirkan Action Camera Pertamanya: KeyMission 360 (2016)

Nikon akhirnya tidak mampu menahan diri terus berdiam menghadapi gelombang perubahan. Setelah GoPro menguasai lahan action camera selama bertahun-tahun, akhirnya Nikon muncul dengan pesaingnya yang diberi nama "berat" KeyMission 360. Nama ini mencerminkan mimpi besar Nikon yang dimulai dengan kamera ini. GoPro langsung dilangkahi dengan fitur kamera 360 derajat, VR-ready (mungkin artinya video yang dihasilkan bisa langsung diolah menjadi materi virtual reality), drop-proof 6.6 feet (tahan banting dari ketinggian sekitar 200 cm), waterproof hingga 100 feet (bisa dibawa menyelam di air hingga kedalaman sekitar 3 m). Lihat sumber info di Engadget dan Tom's Guide.

Sony Action Cam Terbaru HDR-AS50R (2016)

Persaingan makin ramai dengan hadirnya Sony Action Cam HDR-AS50R terbaru yang dirilis diawal tahun 2016 ini. Bentuk khas Sony tetap dipertahankan dan tidak tergoda untuk mengubah bentuk ala GoPro. Banyak fitur baru yang dibenamkan, silakan langsung lihat video resmi berbagai fitur yang disediakan, diantaranya adalah fitur Live-View Remote, zoom 3x, dan tentu saja 4K video. Harga USD 350.

26 December 2010

Tiket Online AFF 2010, Cermin Sulitnya Penerapan ICT di Indonesia

Menarik juga melihat fenomena penjualan tiket online turnamen sepakbola AFF di akhir tahun 2010 ini. Tiket final AFF ini jadi barang langka yang sangat dikejar dan berharga sangat mahal, baik yang resmi maupun dari calo. Menurut berbagai berita, tiket online yang dijual 25-27 Desember 2010 ini langsung ludes dalam tempo sangat singkat. Secera resmi, tiket mulai dijual pukul 9 pagi, namun beberapa info pembeli menyatakan bahwa situs tidak bisa diakses pada saat itu, kemungkinan besar server tidak mampu menangani pengunjung yang overload. Namun setelah bisa diakses beberapa saat kemudian (tidak ada info jam berapa tepatnya situs ini bisa kembali diakses), tiket sudah langsung SOLD OUT (lihat screenshot).


Banyak pihak mengira bahwa penjualan tiket online hanya "akal-akalan" panitia. bagaimana mngkin ribuan tiket terjual dalam hitungan menit dalam suatu sistem yang sedang tidak stabil karena overload (1 transaksi hanya bisa membeli maksimal 8 tiket). Menurut saya, sistem ini memang sangat rawan "permainan". Siapa yang tahu jumlah tiket yang dijual, berapa yang berhasil dibeli online dan berapa yang dijual lewat "jalan belakang". Ini adalah problem TERBESAR penerapan teknologi informasi ICT di masyarakat Indonesia. Dalam banyak kasus penerapan sistem informasi berbasis teknologi canggih, sebagian besar gagal karena faktor "manusia" dan "kultur korup" bangsa kita. Akankah terus begini?

24 June 2010

TV Online Streaming RCTI & Global TV

Di rumah saya yang terletak di pinggir kota Samarinda, siaran RCTI dan Global TV sangat lemah. Hampir seluruh warga yang tinggal di wilayah ini menggunakan TV kabel lokal atau TV satelit berlangganan. Begitu RCTI & Global TV mendadak mengacak siaran mereka yang dipancarkan melalui satelit, kalang kabutlah para penggemar sepakbola karena tidak bisa menonton Piala Dunia 2010 dari rumah masing-masing. Di hari pertama dan kedua Piala Dunia, kafe dan lokasi publik yang mengadakan acara nonton bareng pun diserbu warga Samarinda. Beberapa kafe yang strategis pengunjung membludak hingga menutup jalan raya.

Respons reaktif pertama warga Samarinda terutama di wilayah yang tak terjangkau siaran RCTI dan Global TV adalah dengan berangkat ke kafe-kafe untuk nonton bareng. Reaksi berikutnya, karena tidak mungkin untuk nobar terus menerus tengah malam di kafe, warga juga menyerbu toko-toko elektronik untuk membeli antenna TV UHF eksternal. Namun, tidak semua berhasil menangkap siaran Piala Dunia yang sedemikian eksklusif ini. Saya adalah salah satu warga yang tidak beruntung bisa menangkap siaran ini. Antara lokasi rumah saya dengan pemancar TV terhalang oleh bukit dan rumah bertingkat yang cukup tinggi. Setelah merogoh kocek cukup dalam untuk sebuah antenna UHF, akhirnya saya menyerah dan rela untuk tidak menonton Piala Dunia tahun ini. Sungguh tragis…

17 August 2008

Foto & Online Coverage Penutupan Olimpiade Beijing 2008

Acara penutupan Olimpiade Beijing 2008 yang diselenggarakan di National Stadium atau Bird's Nest berlangsung pada tanggal 24 Agustus 2008 pada pukul 8:00 malam China Standard Time (UTC+8, sama dengan WITA). Tim kreatif perancang acara closing ceremony Summer Olympics Beijing 2008 ini menjanjikan pertunjukan spektakuler terbaik yang belum pernah anda saksikan di dunia ini. David Beckham sudah dipastikan akan hadir dan diperkirakan menjadi bintang utama dalam acara ini saat momen puncak penyerahan bendera olimpiade ke panitia Olimpiade London 2012 nanti.

Bookmark halaman ini agar anda dapat informasi selengkapnya versi online. Saya akan update perkembangan acara penutupan Olimpiade Beijing 2008 melalui blog ini. Informasi dan foto tentang acara spektakuler ini dikumpulkan di halaman ini dan akan terus di update. Baca juga liputan Olimpiade 2009 lengkap di blog ini serta di blog partner kami disini.

The 2008 Summer Olympics Closing Ceremony will conclude the Beijing Games on August 24, 2008. It is scheduled to begin at 8:00pm China Standard Time (UTC+8), and to take place at the Beijing National Stadium.

British singer Leona Lewis is scheduled to perform at the closing ceremony, representing the change from Beijing to London. The Ceremony will also include the handover of the games from Beijing to London. Guo Jinlong, the Mayor of Beijing will hand over the Olympic flag to the Mayor of London Boris Johnson, and there will be a performance by the London Organising Committee for the Olympic Games (LOCOG).

Tiket sudah bisa dibeli online dengan harga ¥3000.00 - A, ¥1500.00 - B, ¥800.00 - C, ¥400.00 - D, ¥150.00 - E.

Lihat foto spektakuler lain di blog Samarinda.















Lihat foto spektakuler lain di blog Samarinda.













Lihat foto spektakuler lain di blog Samarinda.

























Lihat foto spektakuler lain di blog Samarinda.

13 August 2008

Data Hasil Pertandingan Olimpiade Beijing 2008, NBC Lebih Detail

Kali ini saya buat perbandingan antara 2 situs online terbesar yang menampilkan data Olympiade Beijing 2008. Yang pertama adalah situs resmi di http://results.beijing2008.cn dan situs yang dikelola raksasa media Amerika NBC dan Microsoft di http://www.nbcolympics.com. Tampaknya dalam banyak hal kedua sistem informasi ini tidak saling "connect", namun secara umum data NBC lebih detail. Database berbeda disana-sini, namun untuk data-data utama sama, seperti jumlah perolehan medali emas, perak dan perunggunya. Lihat juga tulisan saya sebelumnya mengenai sistem informasi perolehan medali serta tulisan lainnya mengenai aspek IT di Olimpiade Beijing 2008.

Langsung lihat contoh, silahkan lihat file screenshot dari cabang olahraga Balap Sepeda yang sudah selesai dipertandingkan dan medali sudah dibagi, artinya data sudah final (official). Cabang ini disebut oleh situs resmi sebagai "Women's Road Race, Cycling Road Course", sementara NBC menyebutnya "Women's Road Race, Road Cycling Course". Terbalik penulisannya, sedikit aneh ya? Penyebutan nama event pun bisa berbeda. Mungkin karena perbedaan grammar bahasa Cina dan Inggris.

File screenshot saya simpan di situs terpisah, silahkan download:
- Angkat Besi NBC
- Angkat Besi Situs Resmi
- Balap Sepeda NBC
- Balap Sepeda Situs Resmi

Kasus Pertama: Balap Sepeda

Kita lihat lebih detail di data yang terpampang diantara keduanya. Tidak ada perbedaan dari sisi urutan akhir, race number, nama negara. Namun sangat berbeda dari waktu yang dibuat masing-masing pembalap. Situs resmi membagi data kedalam kolom "Final Time" dan "Time Behind" saja, sementara NBC membaginya kedalam rincian yang lebih detail dalam "Diff.", "78.8km", "89.8km", "102.6km", "113.6km", "Final". Jadi, situs resmi datanya lebih sederhana, NBC lebih lengkap.

Mari masuk ke detail data. Juara 1 COOKE Nicole, mencatat waktu akhir 3:32:24 (versi situs resmi), sementara NBC mencatat hingga di 113.6 km Nicole mencatat waktu 3:18:46, tapi NBC tidak menyediakan waktu final saat pembalap ini masuk garis finish. Keanehan yang aneh... Prediksi saya, admin NBC kelupaan men-display final time, sementara operator situs resmi hanya menampilkan hasil akhir saja agar pembaca tidak terlalu ruwet melihat angka. Mungkin...

Data lainnya sama, terutama time difference antara pembalap satu dengan pembalap dibelakangnya. Nama atlet juga sama persis dan tidak ada perbedaan hingga ke ejaannya.

Hingga disini, saya yakin database keduanya berasal dari 1 sumber, hanya pen-display-an saja yang berbeda.

Kasus Kedua: Angkat Besi

Sekarang kasus kedua, Men's 56kg (123 lbs), keduanya menyebut nama yang sama, hanya NBC menambahkan data dalam lbs (pound) standar USA yang kurang kenal dengan ukuran kg.

Perbedaan paling mendasar, situs resmi menderetkan seluruh lifter dalam 1 tabel, NBC membaginya dalam tab berbeda atas grup A dan B, sementara situs resmi dalam tabel panjang gabungan kedua grup. Namun ada perbedaan data kecil yang sangat mengganggu. Lifter YAMADA Masaharu dari Japan masuk grup B di situs resmi, namun tertulis di grup A di NBC. Ini data yang sangat berbeda.

Data detail dari angkatan 1, 2 dan 3 serta angkatan tertinggi yang berhasil, kemudian total angkatan snatch dan clean & jerk sama, tidak ada perbedaan.

Perbedaan yang mengganggu hanya ada di berat badan masing-masing atlet, NBC menampilkan detail hingga 2 angka dibelakang koma, sementara situs resmi tampaknya hanya menampilkan pembulatannya saja. Contoh atlet LONG Qingquan, di situs resmi disebut memiliki berat badan 56.00 kg, sementara di NBC tertulis 55.37 kg. Begitu seterusnya untuk data berat badan seluruh atlet yang lain.

Dalam angkat besi, data berat badan atlet harus dicatat rinci. Kenapa? Karena pada saat angkatan kedua atlet sama, yang membedakan adalah berat badannya, yang lebih ringan berat badannya menang. Data detail hingga 2 digit dibelakang koma akan sangat berpengaruh, dan data itu hanya bisa dilihat di data NBC. Saya yakin panitia di lapangan pasti memiliki datanya, namun yang sedang kita diskusikan adalah bagaimana "mengantarkan" data di lapangan tadi secara real-time, lengkap dan akurat ke publik.

Dari perbandingan data 2 kasus diatas, kesimpulan saya tidak ada perbedaan banyak, namun tetap ada perbedaan! Data NBC secara keseluruhan lebih legkap dan detail, sementara data situs resmi panitia cenderung disederhanakan dan tidak rinci. Kemungkinan besar database keduanya sama, artinya kedua situs menggunakan raw database yang sama (shared), namun dalam display ke publik, keduanya memiliki "gaya" yang berbeda.

Kok bisa begini ya? Data resmi malah kalah detail dari situs tidak resmi...

Saya akan pantau terus perkembangannya, baca terus ulasan saya tentang aspek-aspek IT di Olimpiade Beijing 2008.

Salam IT untuk Olahraga...!

11 August 2008

Membedah Sistem Informasi Perolehan Medali Olimpiade Beijing 2008

Silahkan cek perolehan medali di situs resmi panitia Olimpiade Beijing 2008 di http://en.beijing2008.cn/. Data yang tersedia sangat lengkap. Saya ingin fokus ke informasi yang tersedia di perolehan medali terutama di urutannya (standing) dan data detail atlit. Silahkan juga bandingkan dan buka situs NBC Olympics yang dikelola oleh Microsoft dan NBC di http://www.nbcolympics.com/.

Aneh bin ajaib, di situs resmi urutan Indonesia adalah ke-23, sementara di NBC Olympics saat saya buat tulisan ini ada di urutan ke-29. Kacau juga ya? Lihat juga update mengenai ketidakcocokan data ini lebih lanjut dibawah ini. Kejadian ini mengingatkan saya pada kejadian mirip yang terjadi di PON Kaltim 2008 lalu.

Lihat juga tulisan saya sebelumnya mengenai "Data Hasil Pertandingan Olimpiade Beijing 2008, NBC Lebih Detail", "Jadwal Olimpiade Beijing 2008 Pakai Excel!", kemudian "File Excel Hilang dari Situs Resmi Olimpiade Beijing 2008" serta "Olimpiade dalam Persaingan Bisnis Internet Search", semuanya menggambarkan beberapa hal menarik dari sisi IT di Olimpiade. Jangan ketinggalan juga lihat foto-foto spektakuler acara pembukaan Olimpiade yang baru lalu.

Hari ke-3, Indonesia akhirnya mendapat medali pertama yaitu perunggu atas nama Eko Yuli Irawan. Itu adalah nama lengkap ybs yang tersedia lengkap dengan foto, tanggal lahir, tinggi dan berat badan, cabang yang diikuti serta sejarah prestasi lengkap dari ybs. Data itu semua saya dapatkan dari situs resmi. Eko mendapatkan medali dari cabang Weightlifting Men's 56kg yang pelombaannya dilaksanakan di venue BUAA Gymnasium. Luar biasa, data ini saya peroleh lengkap, cepat dan mudah sekali.

Kita coba bandingkan dengan data di NBC Olympics? Saya hanya mendapat bahwa Indonesia telah mendapat medali perunggu atas nama E. Irawan di cabang Weightlifting Men's 56kg. Ketika saya mencoba mendapat data lebih lengkap atas atlit ini, halaman result menampilkan data kosong. Di situs NBC Olympics, link ke nama atlet E. Irawan adalah http://www.nbcolympics.com/athletes/athlete=66381/bio/index.html. Artinya seharusnya ada data dengan nomor ID atlit bernomor 66381. Nomor ini tampaknya adalah nomor ID unik yang dipunyai NBC Olympics dalam mengelola datanya.

Data biografi dari Eko Yuli Irawan di situs resmi mempunyai link http://results.beijing2008.cn/WRM/ENG/BIO/Athlete/6/8002496.shtml. Artiya kemungkinan besar ID atlit yang dimiliki Eko di database adalah nomor 8002496.

Kedua ID dari 2 situs berbeda. Dan yang paling nyata, namanya pun berbeda. Yang resmi Eko Yuli Irawan, di NBC Olympics hanya E. Irawan. Kesimpulan saya, panitia Olimpiade Beijing tidak memberikan akses untuk memakai database mereka untuk dapat ditayangkan di sistem informasi luar. Situs-situs lain yang menayangkan hasil atau informasi perolehan medali Olimpiade Beijing 2008 tampaknya harus membuat database sendiri tanpa ada koneksi ke database resmi secara direct. Sayang sekali ya?

Yang jelas, dengan adanya fakta ini, hampir pasti akan ada delay dalam penayangan data dan informasi di situs lainnya walaupun mungkin hanya beberapa saat saja. Ini termasuk di Google dan Yahoo!. Google bahkan sempat membuat statement bahwa mereka menyewa (hire) pihak independen untuk membuat dan memelihara data mereka sendiri.

Hal menarik, kita lihat perkembangannya, stay in touch...

Update 11 Agustus 2008 pukul 13:24 WIB
Di NBC Olympics, Indonesia menempati urutan ke-33, sementara di situs resmi panitia Olimpiade Beijing di urutan ke-32. Nah lo??? Keduanya sama-sama dengan 1 medali perunggu. Saya belum sempat lihat detail pada titik mana kesalahannya, namun ini sangat konyol... Olimpiade jadi mirip dengan kejadian di PON yang kelasnya lokal...

Update 11 Agustus 2008 pukul 14:09 WIB
Setelah saya lihat kembali secara detail, tidak ada kesalahan dalam pencatatan jumlah medali per negara, keduanya sama. Yang berbeda adalah rule yang diterapkan dalam mengurutkan (sort) perolehan medali. NBC menempatkan USA di urutan teratas dengan total 11 medali diatas China yang hanya memperoleh total 9 medali. Tapi situs resmi menempatkan China nomor 1 karena China dapat 6 emas, sementara USA hanya 3 emas.

Kemudian situs resmi menulis Chinese Taipei dengan inisial TPE sehingga berada dibawah Indonesia. Sementara di NBC inisial tidak dipakai, jadi karena berawalan C berada diatas Indonesia. Keduanya sama-sama mendapat 1 perunggu. Tapi aneh saja bahwa urutan begini tidak bisa disamakan saja rule nya sehingga tampilan tidak membingungkan publik.

Saya sudah buat screenshot nya sebagai bukti sejarah, namun belum sempat saya upload.


10 August 2008

Menikmati Lonjakan Traffic dari Google Search

Beberapa minggu belakangan ini, blog Hikmah Teknologi tiba-tiba mendapat kunjungan (istilah dalam Google Analytics adalah visit) yang melonjak sangat tajam. Anda bisa langsung melihatnya di live traffic report dari Feedjit yang saya pasang juga di blog ini. Hampir setiap 5 menit pasti ada pengunjung yang masuk dan mengunjungi. Tidak peduli siang atau malam, weekdays atau weekend. Sehari mencapai 400-500 visit, angka yang jauh sekali diatas normal. Biasanya dalam keadaan normal, visit mencapai average 100 per hari. Angka 100 per hari saja bagi saya sudah luar biasa bagus, apalagi hingga 400-500. Mau tahu apa yang menyebabkannya?

Jawabannya: karena adanya Olimpiade Beijing 2008. Karena ketertarikan saya yang tinggi terhadap event ini, saya menulis beberapa posting yang berkenaan dengan event dunia ini. Kebetulan judul dan isi tulisan ternyata pas dengan keyword yang paling dicari di Google di hari-hari belakangan ini. Keyword yang sangat banyak itu berkisar di pencarian jadwal olimpiade, olimpiade beijing, foto pembukaan olimpiade, dll. Untungnya saya, tulisan blog saya berjudul "Jadwal Olimpiade Beijing 2008 Pakai Excel!" ternyata masuk urutan paling atas di search result Google.com dan Google.co.id atas keyword "jadwal olimpiade". Lihat screenshot nya dibawah ini. Untuk keyword "foto olimpiade", masuk urutan ke-7.

Itulah yang kemudian membuat traffic inbound ke blog saya jadi semakin tinggi dari hari ke hari. Tentu saja itu membuat saya luar biasa bersemangat untuk membuat lebih banyak lagi tulisan, terutama sambil menerapkan "aji mumpung" memanfaatkan kunjungan yang luar biasa tinggi hari-hari ini. Maka muncullah tulisan-tulisan saya lainnya yang bertema Olimpiade Beijing yang saling saya tautkan (linked) satu sama lain agar bisa saling mendukung datangnya para pengunjung.

Saya juga mulai berpikir untuk menyiapkan topik-topik lain yang saya pikir akan populer dicari melalui search engine di kemudian hari.

Yang menarik, sejak menjelang pembukaan Olimpiade beberapa waktu lalu, saya memutuskan untuk menghilangkan informasi profile tertulis mengenai diri saya di halaman depan blog ini. Jadi tidak ada lagi foto saya, nama saya, lokasi saya serta info singkat tentang diri saya disini, hanya judul blog: Hikmah Teknologi. Saya berpikir bahwa faktor ini juga membawa pengaruh terhadap banyaknya traffic yang masuk. Saat mereka melihat bahwa penulisnya hanya "orang biasa" dari kota kecil, pastilah timbul ketidak percayaan dari para pengunjung, apalagi yang saya muat di blog ini rata-rata adalah ulasan informasi atas kemajuan teknologi terkini. Only God knows...

Lebih menyenangkan lagi, tulisan saya tentang sistem informasi perolehan medali Olimpiade Beijing 2008 yang saya masukkan ke Blogger beberapa hari lalu ternyata juga loncat masuk ke urutan ke-2 Google search result dari pencarian dengan keyword "perolehan medali olimpiade", keyword yang sangat ramai sekali diketikkan hari-hari ini. Juga masih di nomor 4 untuk keyword "urutan medali olimpiade". Padahal saingan untuk keyword seperti ini rata-rata datang dari media massa besar seperti Kompas.com dan Antara.co.id.

Bagi saya, ini merupakan suatu pengalaman yang luar biasa. Saya juga sangat menikmati keadaan ini. Suatu keadaan yang tidak mungkin saya dapatkan di masa lalu saat teknologi informasi belum semaju saat ini. Keadaan ini juga tidak banyak dialami oleh orang lain...

Dengan semangat sangat tinggi, saya share kisah ini, dengan harapan bisa memberi inspirasi bagi para blogger Indonesia lainnya. Bangkit blog Indonesia...! Ayo kita dukung sama-sama, klik disini.





Olimpiade dalam Persaingan Bisnis "Internet Search"

Semua search engine besar langsung mengantisipasi ledakan pencarian yang berkaitan dengan Olimpiade di Internet. Yang paling elegan adalah tampilan Microsoft Live.com yang langsung memberi latar belakang image kegiatan Olimpiede, pada saat saya buka yang tampil adalah foto tim balap sepeda Inggris Raya. Tapi tindakan ini membuat loading page Live.com jadi relatif berat.

Kemudian, Live.com, Google dan Yahoo! semuanya menampilkan tampilan hasil search yang sudah dirancang khusus untuk memanjakan pencari dengan berbagai info terkini berkenaan dengan Olimpiade. Live.com serta Google langsung menampilkan urutan medali 3 teratas di baris paling atas dari pencarian apa saja yang berkenaan dengan "olympics". Yahoo tidak, namun di baris teratas muncul kutipan berita terbaru dari halaman Yahoo! Sports yang memiliki halaman khusus liputan Olimpiade. Keyword yang dilayani tidak hanya untuk kata "olympic" dalam bahasa Inggris. Keyword "olimpiade" dalam bahasa kita (yang juga adalah bahasa Prancis, Latin, dll) juga "terlayani".



Khusus Google, mereka membuat halaman tersendiri untuk liputan Olimpiade dengan format ala Google News. Alamatnya di http://www.google.com/landing/summergames2008. Isinya? Sederhana, namun informatif, silahkan lihat sendiri, ada gadget (istilah Google untuk widget) khusus perolehan medali, ada featured video Olimpiade dari YouTube, ada perolehan medali yang dikaitkan dengan Google Maps dan beberapa link berita seputar Olimpiade yang di feed dari Google News.

Kalau soal halaman khusus, Yahoo! jauh lebih lengkap dan informatif, begitu pula situs Microsoft MSN yang bekerja sama dengan NBC. Silahkan cek di alamat berikut ini:
- http://sports.yahoo.com/olympics/beijing
- http://www.nbcolympics.com

Saya akan coba ikuti segala perkembangan... stay in touch...

09 August 2008

Foto-Foto Spektakuler Pembukaan Olimpiade Beijing 2008

Di era digital seperti ini, dalam hitungan detik, kita bisa menikmati pemandangan di bagian dunia lain tanpa banyak hambatan. Saya kumpulkan beberapa foto spektakuler dari pembukaan Olimpiade Beijing 2008 yang berlangsung tadi malam tepat tanggal 8 bulan 8 tahun 2008 pukul 8 malam lewat 8 menit dan 8 detik. These are the spectacular photos and images of the opening ceremony of the Summer Olympics in Beijing 2008 (collected from various unnamed sources). Sebagai perbandingan, lihat juga foto-foto tidak kalah spektakuler dari acara pembukaan PON 2008 di kota Samarinda lalu, klik disini. Serta jangan lewatkan juga lihat kumpulan foto-foto super indah tarian cahaya dalam acara yang sama di blog The World Viewed from Samarinda. Kunjungi juga "Photo-Photo Pembukaan Olimpiade Beijing 2008" dari blog rekan saya Sigit Sigalayan yang juga rajin mengumpulkan foto-foto indah dari Internet.

Update: Lihat juga foto-foto indah Penutupan Olimpiade Beijing 2008.























07 August 2008

File Excel Hilang dari Situs Resmi Olimpiade Beijing 2008

Akhirnya pada saat saya kunjungi terakhir hari ini pada H-1, file-file MS Excel sudah hilang dari website resmi Olimpiade Beijing 2008 di http://en.beijing2008.cn/. Saat ini semua data sudah ditampilkan di situs berbentuk format SHTML. Silahkan lihat di link "Schedule dan Result". Silahkan baca tulisan saya sebelumnya saat situs resmi ini menampilkan semua jadwal pertandingan dalam bentuk file Microsoft Excel. Saya pikir ini adalah bentuk final dan akan terus dalam bentuk demikian hingga akhir nantinya. Untuk tampilan web based, jelas bentuk ini adalah bentuk paling praktis, user-friendly dan kita hanya perlu browser untuk view informasinya. Jika dalam format XLS Excel, maka pengunjung harus memiliki aplikasi yang bisa membuka file tersebut seperti MS Office atau Open Office. Tadinya bahkan saya berpikir, kenapa Excel? Kenapa tidak PDF misalnya?

Ternyata, seperti yang saya duga sebelumnya, file Excel adalah format sementara, format transisi pada saat sistem baru mulai running dan tim IT belum sempat membuat sistem konversinya dalam format yang lebih web-friendly. Mungkin juga karena data masih berubah-ubah serta format jadwal dari satu cabang dengan cabang lainnya berbeda, jadi tim programmer masih mencari bentuk terbaik dalam penyajiannya. Tapi saat itu panitia berpikir bahwa "customer adalah raja", maka dalam bentuk apapun yang paling praktis, data harus tersedia, jangan kosong...!

Acungan jempol untuk kesigapan tim IT dalam menanggapi situasi semacam ini. Ini juga bisa jadi bahan pembelajaran yang baik bagi siapaun yang mengelola suatu sistem informasi, terutama dalam suatu event begitu penting dimana jutaan user masuk dan menggunakannya.

Dan dari format data terbaru ini, informasi yang tersedia juga jauh lebih kaya dibanding format Excel sebelumnya. Dari setiap pertandingan, kita bisa langsung klik ke nama pemain atau regunya untuk mendapat data rinci tentang pemainnya. Begitu juga untuk mendapatkan info tentang venue tempat pertandingannya, cara menuju kesana, dst, tinggal klik nama venue nya. Kemudian juga dilengkapi dengan jam waktu pertandingan dilaksanakan yang asumsi sementara saya saat ini pasti adalah jam yang tepat. Entah bagaimana caranya mereka menghadapi situasi pergeseran jadwal seperti yang banyak terjadi di PON 2008 lalu di Kalimantan Timur yang mengakibatkan jadwal di situs resmi jadi kacau.

Dan akhirnya, secara desain, tampilan jadwal dan hasil pertandingan juga ditampilkan sangat manis dan gampang diikuti...

Sebagai kenang-kenangan historis yang mungkin tidak akan anda bisa temui lagi, saya arsipkan file-file Excel yang sempat muncul tersebut disini (ada 3 file dari 3 cabang olahraga):
- AT.xls
- TT.xls
- SW.xls

Lihat juga tulisan-tulisan saya lainnya mengenai Olimpiade Beijing atau Summer Olympics Beijing 2008 dalam kategori Olimpiade 2008.

Foto diatas adalah sulutan api olimpiade yang akhirnya tiba di Beijing setelah dibawa lari keliling dunia. Siapa yang menyulut? Penyanyi Song Zuying. Dimana? Di Kuil Bumi atau Temple of Earth.

03 August 2008

Jadwal Olimpiade Beijing 2008 Pakai Excel!

Bagi anda yang ingin mengakses jadwal, hasil pertandingan, perolehan medali terakhir, info atlit dan tempat/venue pelaksanaan pertandingan di Olimpiade Beijing 2008 (schedule, result, venues and athletes of the Beijing Olympics), silahkan langsung masuk ke alamat http://en.beijing2008.cn/schedule/. Check out also my other postings about olimpiade or olympics. Lihat juga foto-foto pembukaan olimpiade yang luar biasa indah disini dan juga di blog saya yang lain.

Pagi ini, ketika melihat-lihat situs resmi Olimpiade Beijing 2008 di http://en.beijing2008.cn/ dan mencoba melihat jadwal pertandingan di hari H-5, saya mendapati halaman HTML berisi tabel cabang olahraga dengan grid tanggal pelaksanaan secara global, persis sama dengan jadwal yang ada di situs resmi PON 2008 Kaltim yang juga sudah tersedia 1-2 minggu sebelum PON dimulai. Tapi saat beberapa hari pertandingan akan dimulai, PON tidak berhasil menyediakan data jadwal rinci. Data baru tersedia saat pembukaan sudah selesai dan dilengkapi bertahap saat pertandingan sudah dimulai. Di Olimpiade, di H-5 sudah tersedia jadwal rinci. Tebak dalam bentuk apa? File MS Excel! PB Olimpiade tidak terjebak untuk membuat suatu sistem yang terlalu rumit, apalagi perubahan-perubahan jadwal masih bisa terjadi karena tergantung pada masing-masing panitia per cabang. Jadi, buat saja tabel Excel, upload file nya, buat link di situs resmi, done... Simpel, tapi sangat berguna dan tetap informatif.

Update: Namun akhirnya pada hari H-1, file Excel telah hilang, berganti dengan format penyajian berbentuk SHTML. Baca laporan saya berikut ini.

Jadi ingat masa-masa persiapan pembangunan sistem informasi PON 2008 berbasis IT. Kebetulan saya banyak ikut berbincang dengan teman-teman untuk ikut sumbang saran dalam perencanaannya. Salah satu guyonan populer saat itu adalah, "kalau memang kepepet, kita pakai Excel saja..." Kenapa demikian? PON 2008 sungguh parah dalam hal persiapan. Karena berbagai kendala birokrasi, administrasi, koordinasi, dll maka persiapannya penuh dengan ketidakpastian, termasuk soal dana dan tender. Akhirnya tim yang membangun sistem informasi PON (SIMPON) hanya memiliki waktu kerja kurang dari 2 bulan untuk membangun semuanya, right from the scratch. Salah satu kendala utama dalam implementasi sistem yang sudah dibuat adalah training pengenalan sistem kepada para pelaku di lapangan. Makanya, pemikiran paling sederhana saat itu adalah menggunakan Excel dan kemudian para backend admin yang kerja keras untuk konsolidasi.

Saya akan coba buat screenshot dari file Excel nya sehingga bisa jadi acuan belajar yang baik bagaimana mereka menangani hal ini, terutama bagi tim IT PON 2012 di Riau nanti.

Alamatnya ada di http://en.beijing2008.cn/schedule/.

Kemudian file-file Excel berbentuk seperti ini:
http://en.beijing2008.cn/upload/OG_Schedule_080708/AT.xls (atletik)
http://en.beijing2008.cn/upload/OG_Schedule_080708/RO.xls (rowing/dayung)
dst...

Info ini JAUH LEBIH INFORMATIF dibanding info yang disediakan MSNBC di http://www.nbcolympics.com/resultsandschedules yang saat diklik di masing-masing tanggal tidak menampilkan apa-apa. Padahal ini sudah H-5.

Pelajaran berharga dari kejadian ini adalah betapa dalam IT, yang paling penting adalah delivery ke customer sesuai kebutuhan mereka. Khalayak butuh info rinci pertandingan yang akan dilakukan dan info itu dibutuhkan saat ini, sebelum pertandingan dimulai. Apalah artinya info super lengkap, integrated dan sangat user friendly tentang jadwal, tapi baru bisa dilihat oleh masyarakat setelah pertandingan diadakan? Excel adalah alat sederhana yang kalau mau digali bisa sangat banyak manfaatnya, tapi banyak pihak suka alergi menggunakannya karena identik dengan "kesederhanaan". Masak sih sistem IT berharga milyaran rupiah tapi ujungnya pakai Excel?

He3... Tim IT Olimpiade Beijing membuktikan bahwa Excel itu powerful. Mudah-mudahan bukan karena disponsori Microsoft ya?

Selanjutnya, menarik juga memperhatikan perkembangan penggunaan sistem informasi di Beijing, perolehan medali, data peserta, hasil rinci pertandingan. Kita lihat sama-sama...

Sebagai perbandingan, dulu di PON ada 2 situs "resmi" yang bersaing dalam menyediakan informasi yang terbaik sementara media tidak terlalu aktif, maka di Beijing tampaknya tidak ada situs semi resmi seperti http://tandingpon.com yang dikelola Menpora saat PON. Namun media massa online sangat agresif menyiapkan pusat informasi tandingan.

Untuk Olimpiade Beijing 2008 ini paling tidak ada 1 situs yang sangat serius menyiapkan segala sesuatunya agar bisa jadi rujukan dunia, yaitu situs NBS khusus liputan Olympics 2008 di http://www.nbcolympics.com/. Seperti kita ketahui, sejak lama NBS sudah berkolaborasi dengan Microsoft membentuk media online bernama MSNBC. Nah situs "tandingan" ini dikelola oleh MSNBC. Jadi saingan panitia pelaksana dalam menyediakan data cukup kuat nih...

Satu lagi situs pembanding adalah Yahoo! Sports Beijing Summer Olympics 2008 Special Coverage di http://sports.yahoo.com/olympics/beijing.

Dari pandangan cepat saja, jelas situs MSNBC dan Yahoo! lebih atraktif dan menyediakan data yang jauh lebih lengkap dari situs resmi panitia resmi Cina. Sebagai info, situs resmi PON 2008 ada di http://ponxvii-kaltim.com.

Menarik sekali untuk diikuti. Saya akan update terus laporan pandangan mata saya dari Samarinda. Baca juga tulisan saya mengenai review dari sistem informasi PON 2008 lalu.

Update 3 Agustus 2008:
Memperhatikan file Excel dari jadwal pertandingan, sangat sedikit yang bisa digali karena file properties nyaris kosong. Hanya ada info last saved by: zangwenyi dan perusahaan: sohu. Kemudian semua file per cabang olahraga di create: 8 Juli 2008 sekitar pukul 1:30 PM, kemudian di modified: 3 Agustus 2008 sekitar pukul 4:30 PM.

Format tabel semua seragam. Besar kemungkian file Excel ini di generate dari aplikasi luar dan bukan di create secara manual. Jadwal disusun berbasis day, session dan event. Session adalah kumpulan beberapa jenis event dalam kurun waktu tertentu (siang dan malam) di tempat yang sama dan cabang olahraga yang sama. Semua sudah lengkap dengan waktu pelaksanaan yang rinci. Event tampaknya adalah satuan terkecil dari sistem ini yang tidak akan sama namanya antara satu dengan lainnya. Contoh event: Men's 100m Round 1, Women's 10000m Final.

Menarik melihat bagaimana mereka mengintegrasikannya dengan hasil pertandingan yang akan lebih kompleks karena sistem perhitungan skor akan sangat berbeda antara satu cabang dengan cabang lainnya. Juga bagaimana integrasinya dengan nama atlit. Di PON 2008, nama atlit tidak mulus diintegrasikan dengan sub-sistem yang lain sehingga tidak mungkin mencari kombinasi nama atlit dan hasil pertandingan (skor, nilai, rekor yang dilakukan ybs). Bagaimana Olimpiade melakukannya? Kita tunggu...

Update 7 Agustus 2008:
Akhirnya pada saat saya kunjungi terakhir hari ini, file-file MS Excel sudah hilang dari situs resmi Olimpiade Beijing. Saat ini semua data sudah ditampilkan di situs berbentuk format SHTML. Saya pikir ini adalah bentuk final dan akan terus dalam bentuk demikian hingga akhir nantinya. Untuk tampilan web based, jelas bentuk ini adalah bentuk paling praktis dan kita hanya perlu browser untuk view. Jika dalam format XLS Excel, maka pengunjung harus memiliki aplikasi yang bisa membuka file tersebut seperti MS Office atau Open Office.

Seperti yang saya duga sebelumnya, file Excel adalah format sementara, format transisi pada saat sistem baru mulai running dan tim IT belum sempat membuat sistem knversinya dalam format yang lebih web-friendly. Tapi saat itu panitia berpikir bahwa "customer adalah raja", maka dalam bentuk apapun yang paling praktis, data harus tersedia, jangan kosong...!

Acungan jempol untuk kesigapan tim IT dalam menanggapi situasi semacam ini.

Baca ulasan lengkap saya setelah hilangnya file Ecel ini di http://teknohikmah.blogspot.com/2008/08/file-excel-hilang-dari-situs-resmi.html

English notes:
It is a surprise for me to see a world class event like Beijing Summer Olympics 2008 is using Excel files in distributing its information to the public. However, it is very common nowadays to use the easiest way in storing and distributing information without any preference to a specific format.

The Olympic motto is made up of three Latin words: "Citius, Altius, Fortius", which means "Faster, Higher, Stronger".

20 July 2008

Keberhasilan Penyelenggaraan IT PON XVII 2008 di Kalimantan Timur

PON ke-17 (XVII) 2008 di Kalimantan Timur menyisakan banyak kenangan bagi rakyat Kaltim yang menjadi tuan rumah. Pesimisme saat persiapan yang digempur berbagai masalah, akhirnya berbuah manis diakhir event. Walaupun jauh dari sempurna, namun secara keseluruhan angka 70 masih layak diberikan kepada penyelenggaraan yang menggunakan APBD Kaltim mencapai Rp 4 trilun ini. Saya pun sebagai orang daerah ini ingin ikut menyumbang melalui tulisan mengenai bidang yang saya kenal yaitu teknologi informasi. Mudah-mudahan bisa jadi dokumen sejarah yang bisa dipakai, paling tidak bagi tuan rumah PON XVIII 2012 di Riau nanti.

Tulisan saya "Belajar dari Pengelolaan Data Medali di PON XVII 2008 di Kalimantan Timur" menyorot tentang adanya dualisme data "resmi" yang justru membingungkan masyarakat. Silahkan simak langsung. Namun secara keseluruhan, bidang IT PON 2008 telah bekerja maksimal dan hasilnya jauh dari ekspektasi awal yang diperkirakan akan menghadapi banyak masalah.

Beberapa info mengenai acara pembukaan, jalannya PON hingga penutupan juga saya tulis walau tidak banyak. Ini karena saat penyelenggaraan PON saya tidak berada di bumi Kaltim. Selamat membaca di blog saya "The World Viewed from Samarinda".

25 April 2005

Larangan Berkomunikasi, Bisakah?

Karena saya adalah penggemar sport yang cukup fanatik, maka janganlah heran apabila banyak pemikiran saya yang berhubungan dengan sport ini. Kali ini lagi-lagi tentang sepakbola di Inggris, negeri dimana bola dikombinasikan dengan gosip, jadilah ini satu industri sendiri dengan nilai jutaan pounds.

Di Piala Champions UEFA 2005 kali ini, klub yang sedang berada dibawah spotlight adalah Chelsea dengan pelatihnya yang super kontroversial, Jose Mourinho, pelatih yang disebut membawa magic ke klub yang dilatihnya. Orang Portugis ini memang berdarah panas dan suka memancing kontroversi, banyak yang senang, banyak juga yang muak. Di kompetisi tahun ini, karena ulahnya yang tidak perlu saya ceritakan disini, dia dihukum tidak boleh mendampingi kesebelasannya yang sedang bertanding selama 2 kali home & away melawan Bayern Munich. Tidak tanggung-tanggung, UEFA menghukumnya tidak hanya tidak boleh hadir di pinggir lapangan, namun juga dilarang berkomunikasi sama sekali melalui alat apapun dengan siapapun di pinggir lapangan. Nah...

Di era bluetooth saat ini, bagaimana orang bisa memastikan seseorang tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain? Begitu banyaknya opsi untuk berkomunikasi terutama yang menggunakan teknologi.

Lucunya, salah satu asisten pelatih Chelsea yang juga orang Portugis, namanya saya tidak ingat, memakai tutup kepala yang menutupi kedua kupingnya selama 2 pertandingan hukuman tersebut. Padahal dia tidak pernah memakai tutup semacam itu sebelumnya. UEFA kemudian memeriksanya untuk memastikan bahwa memang tidak ada alat elektronik apapun yang terhubung ke kupingnya yang bisa membuatnya menerima segala bentuk pesan dari luar, he... he... Ternyata memang tidak ada, menurut saya, kemungkinan dia memang ditugaskan untuk memancing perhatian sehingga usaha komunikasi lain luput dari perhatian.

Saya pribadi yakin pasti terjadi komunikasi! Peran otak Mourinho begitu besar di klub Chelsea. Dia dibayar mahal sekali agar otaknya dapat digunakan untuk memenangkan pertandingan sepenting Champions Cup. Halangan apapun pasti akan bisa diatasi kalau hanya ingin mengalirkan pesan beberapa kata dari Mourinho yang entah dimana kepada tim asisten pelatihnya yang ada di pinggir lapangan. Anda percaya juga?

Muncul spekulasi konyol juga yang mengatakan bahwa Mourinho menyamar menjadi badut maskot Chelsea yang menari-nari di pinggir lapangan. Dia dikatakan menyampaikan pesannya melalui gerak-gerik tertentu semacam morse, he... he... Ini bentuk paling purba dari komunikasi, mungkin saja dilakukan...

Ada pula gosip di koran Inggris yang menyatakan bahwa dia berada di suatu tempat yang dilengkapi peralatan komunikasi canggih yang memungkinkan dia menghubungi timnya menggunakan peralatan komunikasi mikro ala James Bond. Bisa saja dia tidak menghubungi asisten pelatih, tapi mungkin saja ke orang-orang yang sama sekali tidak dicurigai bisa menyampaikan pesan ke tim asisten pelatih. Bisa kepada penonton berbaju unik tertentu yang kemudian akan memberi tanda khusus kearah tim pelatih. Atau kepada anak gawang yang lalu-lalang di pinggir lapangan. Terlalu banyak spekulasi dan kemungkinan yang bisa terjadi...

Saya hanya berpikir betapa konyolnya UEFA menjatuhkan hukuman semacam ini. Suatu hukuman yang kita tahu sulit sekali diawasi dan dijatuhi penalti. Zaman sekarang tampaknya lebih mudah menjatuhkan hukuman denda, uangnya bisa dipakai untuk hal positif lain dibanding dipakai untuk biaya pemantauan yang tidak jelas itu, benar tidak?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...